Sabrina Farah
Poltekkes Kemenkes Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SWOT DAN GAMBARAN MUTU PELAYANAN PRAKTIK MANDIRI BIDAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK : CROSS SECTIONAL Sabrina Farah; Lumastari Ajeng Wijayanti; Sumy Dwi Antono; Ririn Indriani
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 7 No. 1 (2026): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v7i1.2749

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius. Praktik Mandiri Bidan (PMB) berperan penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, dimana mutu pelayanan dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara penerapan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan mutu pelayanan PMB di Kota Kediri. Penelitian menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 23 bidan PMB Delima dipilih dari populasi 29 bidan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling, sehingga sampel memenuhi batas representatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki kekuatan dan peluang yang baik, serta mutu pelayanan berada pada kategori baik (100%). Uji statistik menghasilkan nilai p=0,021 (?0,05) dengan koefisien korelasi r=0,479, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara penerapan analisis SWOT dan mutu pelayanan. Penerapan analisis SWOT secara optimal membantu bidan mengidentifikasi faktor kunci internal dan eksternal sehingga strategi peningkatan mutu dapat disusun secara lebih efektif. Dengan demikian, analisis SWOT yang dilakukan secara berkala berpotensi meningkatkan mutu pelayanan kebidanan, memperkuat daya saing PMB, serta mendukung upaya nasional dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi
COLD WATER COMPRESS FOR BREAST ENGORGEMENT MANAGEMENT IN A BEREAVED POSTPARTUM MOTHER: A CASE REPORT Sabrina Farah; Ira Titisari
Health and Scientific Journal Vol. 1 No. 1 (2026): Health and Scientific Journal
Publisher : Kampus 4 Prodi Kebidanan Kediri Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/hsj.v1i1.6316

Abstract

The postpartum period is often accompanied by breast engorgement, causing breast tenderness and pain, particularly in mothers who have experienced infant loss because milk production continues without emptying. This condition creates physical suffering and infection risk, which worsens the mother's psychological state. This study aimed to evaluate the effectiveness of cold water compresses through a case study of Mrs. A, 36 years old, in the working area of Mojo Community Health Center, Kediri. The method applied was cold compress intervention to the breast area for 10 minutes, three times daily, for 21 days (January 5–26, 2025). Results showed significant reduction in pain scale from 7 to 1 (85.7% reduction), decreased breast circumference from 98 cm to 85 cm (13.3% reduction), and gradual cessation of milk production by day 21. This effectiveness occurs through vasoconstriction mechanism reducing blood flow to mammary glands, thereby suppressing lactation metabolic activity (suppression of lactation). In conclusion, cold water compresses effectively reduce pain and suppress milk production in postpartum mothers who have lost their babies.