Ririn Indriani
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pernikahan Dini Di Kecamatan Mojo Titis Auliana Widiantoro; Indah Rahmaningtyas; Ririn Indriani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6277

Abstract

Angka pernikahan dini terus meningkat di seluruh dunia, khususnya di negara berkembang. Pernikahan dini sendiri merupakan pernikahan yang dilakukan oleh anak dengan umur kurang dari 19 tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini. Metode : Desain penelitian yang diggunakan dalam penelitian ini yaitu Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 31 responden yang memenuhi kriteria syarat inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar. Hasil : Hasil uji Chi-Square didapatkan hasil bahwa faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini yaitu faktor pendidikan responden (p-value = 0,034), pendidikan orang tua (p-value = 0.034), pendapatan orang tua (p-value = 0.003), jumlah anggota keluarga (p-value = 0,011), budaya di lingkungan sekitar responden (p-value = 0,013), pengetahuan responden (p-value = 0,004). Variabel yang tidak berhubungan dengan pernikahan dini yaitu pendidikan agama responden (p-value = 0,519), pekerjaan orang tua (p-value = 0,096), akses media sosial responden di Kecamatan Mojo (p-value = 0,335). Pendidikan memberikan kesempatan bagi anak perempuan untuk memahami pentingnya kesehatan reproduksi, hak asasi mereka, dan konsekuensi dari pernikahan dini, yang pada gilirannya meningkatkan usia pernikahan mereka. Kesimpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapatan orang tua yang rendah dan pengetahuan responden yang kurang merupakan faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini.
ANALISIS SWOT DAN GAMBARAN MUTU PELAYANAN PRAKTIK MANDIRI BIDAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK : CROSS SECTIONAL Sabrina Farah; Lumastari Ajeng Wijayanti; Sumy Dwi Antono; Ririn Indriani
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 7 No. 1 (2026): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v7i1.2749

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius. Praktik Mandiri Bidan (PMB) berperan penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, dimana mutu pelayanan dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara penerapan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan mutu pelayanan PMB di Kota Kediri. Penelitian menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 23 bidan PMB Delima dipilih dari populasi 29 bidan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling, sehingga sampel memenuhi batas representatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki kekuatan dan peluang yang baik, serta mutu pelayanan berada pada kategori baik (100%). Uji statistik menghasilkan nilai p=0,021 (?0,05) dengan koefisien korelasi r=0,479, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara penerapan analisis SWOT dan mutu pelayanan. Penerapan analisis SWOT secara optimal membantu bidan mengidentifikasi faktor kunci internal dan eksternal sehingga strategi peningkatan mutu dapat disusun secara lebih efektif. Dengan demikian, analisis SWOT yang dilakukan secara berkala berpotensi meningkatkan mutu pelayanan kebidanan, memperkuat daya saing PMB, serta mendukung upaya nasional dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi