Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri Ampreng Veronika Elisabeth Sengkey; Jeane M. Mangangantung; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Ampreng, pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa, kelas V. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan data hasil yang dicapai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Problem Based Learning (PBL). Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 62,77% (5 dari 18 siswa). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 86,94% (16 dari 18 siswa). Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS, membangun keaktifan siswa, serta mendorong kemampuan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri Ampreng Veronika Elisabeth Sengkey; Jeane M. Mangangantung; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Ampreng, pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa, kelas V. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan data hasil yang dicapai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Problem Based Learning (PBL). Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 62,77% (5 dari 18 siswa). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 86,94% (16 dari 18 siswa). Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS, membangun keaktifan siswa, serta mendorong kemampuan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SD GP BEREA Tondano Ida Rolianta Br Sigiro; Roos Maria Stella Tuerah; Jeane M. Mangangantung
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.548

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SD GP Berea Tondano. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Manado. Dibimbing oleh Dr. Roos M. S. Tuerah, S.Pd., M.Pd. sebagai pembimbing I dan Dr. Jeanne M. Mangangantung, S.Si., M.Pd. sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SD GP Berea Tondano Tahun Ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas V SD GP Berea Tondano. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan adalah 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 48,16%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 80,68%. Selain itu, penerapan model PBL juga meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, serta lebih terlibat dalam pemecahan masalah yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS serta keaktifan peserta didik kelas V SD GP Berea Tondano.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SD GP BEREA Tondano Ida Rolianta Br Sigiro; Roos Maria Stella Tuerah; Jeane M. Mangangantung
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.548

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SD GP Berea Tondano. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Manado. Dibimbing oleh Dr. Roos M. S. Tuerah, S.Pd., M.Pd. sebagai pembimbing I dan Dr. Jeanne M. Mangangantung, S.Si., M.Pd. sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SD GP Berea Tondano Tahun Ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas V SD GP Berea Tondano. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan adalah 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 48,16%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 80,68%. Selain itu, penerapan model PBL juga meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, serta lebih terlibat dalam pemecahan masalah yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS serta keaktifan peserta didik kelas V SD GP Berea Tondano.