Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan motorik kasar anak di Kelompok B1 TK Frater Don Bosco Tomohon yang belum berkembang secara optimal. Hal ini terlihat dari sebagian anak yang belum mampu mengoordinasikan gerakan mata dan tangan dengan baik, kurang fokus, kurang percaya diri, serta mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan melempar bola berukuran 21cm ke dalam keranjang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan indikator perkembangan anak, yaitu Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I tingkat keberhasilan anak mencapai 40%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, hasil meningkat signifikan menjadi 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan melempar bola berukuran 21 cm ke dalam keranjang efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, terutama dalam koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot besar, serta meningkatkan keaktifan, ketelitian, dan konsentrasi belajar anak.