Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Surveilans Campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya Tahun 2026 Nasfa Sabilatul ‘Ula; Asma Nadia Ramadanti; Isma Nurismaniar; Naila Nurrobbani; Ratna Nurani; Gita Nur Fitri; Wulan Tri Yutanti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9771

Abstract

Campak merupakan penyakit infeksi dengan tingkat penularan tinggi yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah dengan cakupan imunisasi yang belum optimal. Pada periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 18 kasus campak di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya, sehingga diperlukan penguatan sistem surveilans epidemiologi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan surveilans campak di tingkat pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan sistem yang mencakup komponen input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan surveilans telah berjalan sesuai dengan pedoman yang berlaku serta didukung oleh ketersediaan sumber daya, sarana prasarana, dan kebijakan, meskipun masih diperlukan optimalisasi dalam distribusi beban kerja. Kegiatan surveilans meliputi pengumpulan data, penyelidikan epidemiologi, analisis menggunakan SKDR, serta pelaporan yang dilakukan secara terstruktur. Upaya peningkatan kapasitas petugas, penyediaan sarana prasarana, dan penguatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas surveilans.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOPORI SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN SAMPAH MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA SISWA KELAS VI MI NAGARAKASIH 2 Hafni Rahmiani; Muhammad Ilham Daelami; Tiara Nurul Nazmi; Tyara Pratama Yuniar; Suci Rahmawati; Riana Raudatul Jannah; Asma Nadia Ramadanti; Nova Ayu Gumilang; Agniya Salsabila Sampurna; Zulfa Marwatus Sa'adah; Putri Aulia Yasmin; Elis Amalia Yusramadhani; Bela Septia Sari; Nissa Noor An-Nashr; Bela Kusuma Dewi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah organik di Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama di lingkungan sekolah sebagai penghasil sampah harian yang cukup tinggi. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MI Nagarakasih 2 turut meningkatkan volume sisa makanan yang berpotensi menumpuk apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengelola sampah organik melalui penerapan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) melalui program GEBIZI (Gerakan Biopori Sampah Makanan Bergizi). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pre-test dan post-test, simulasi pemilahan sampah, serta praktik langsung pembuatan lubang biopori. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dibuktikan melalui uji Wilcoxon dengan p-value 0,011. Siswa juga mampu menerapkan teknik biopori secara mandiri, menghasilkan lubang biopori berisi sampah organik yang dapat dipanen menjadi kompos dalam satu bulan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi lingkungan, pengurangan timbulan sampah makanan, serta pembentukan perilaku pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Hubungan Posisi dan Lama Kerja dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) pada Pedangan Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya Tahun 2026 Rif’an Haqqi Fakhrulloh; Selma Mawa Lugina; Raisa Mutia Ghaida; Asma Nadia Ramadanti; Lafida Nisa Fauziah; Neni
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7450

Abstract

Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan kondisi nyeri yang dirasakan pada area punggung bagian bawah yang sering dikaitkan dengan aktivitas kerja, terutama pada posisi kerja yang tidak ergonomi. LBP juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang meliputi faktor individu, pekerjaan, dan lingkungan. LBP paling umum dirasakan oleh pedagang, termasuk pedagang kaki lima yang seringkali bekerja dalam waktu lama dengan posisi yang tidak ergonomis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dan posisi kerja dengan kejadian low back pain (LBP) pada pedagang kaki lima di Alun-Alun Dadaha Kota Tasikmalaya, dengan sampel melibatkan 80 responden pedagang kaki lima di lokasi penelitian dan mendapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 62,5% responden bekerja lebih dari 4 jam sehari dan 52,5% memiliki posisi kerja yang tidak ergonomis. Sebanyak 52,5% dari total responden mengalami keluhan LBP. Berdasarkan analisis, lama kerja lebih dari 4 jam meningkatkan risiko LBP sebesar 7,69 kali lipat, sementara posisi kerja yang tidak ergonomis meningkatkan risiko LBP sebesar 2,78 kali lipat dibandingkan posisi yang ergonomis. Terdapat hubungan yang signifikan antara lama kerja dan posisi kerja dengan kejadian Low Back Pain. Pedagang kaki lima disarankan untuk lebih memperhatikan ergonomi saat bekerja dan mengatur durasi kerja guna mengurangi risiko nyeri punggung bawah.