Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menyemai Adab Dengan Kasih Sayang: Aktualisasi KBC Dalam Menginternalisasi Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Misnawi; Mohammad Muchlis Solichin
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v2i1.306

Abstract

Pendidikan AUD menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan pengembangan kognitif dengan pembentukan karakter. Kajian-kajian yang ada masih berfokus pada pendekatan behavioristik yang menekankan kepatuhan mekanis dan belum menyentuh bagaimana pedagogi kasih sayang dioperasionalkan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kurikulum berbasis cinta dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA Tarbiyatus Shibyan Lenteng Sumenep. Ini merupakan studi lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai karakter AUD diwujudkan melalui 4 strategi: 1) Perwujudan iklim sekolah dengan pola kasih sayang dan kepedulian; 2) Pembiasaan cinta lingkungan; 3) Sinergi komprehensif antara sekolah dan orang tua dalam memelihara kontinuitas habituasi anak melalui pendekatan cinta; dan 4) Pemanfaatan teknologi secara kreatif dan inovatif sebagai media penanaman karakter. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa integrasi antara konsep Ta'dib (Naquib al-Attas), habituasi moral (Al-Ghazali), dan Ethics of Care (Nel Noddings) dapat menjadi dasar rekonstruksi paradigma pendidikan anak usia dini, dari sekadar transfer pengetahuan menjadi transformasi spiritual dan moral pada anak. Begitu juga dapat menjadi landasan filosofis dan praksis yang dapat ditiru oleh lembaga pendidikan Islam lainnya dalam mengoperasionalkan KBC secara efektif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Implementasi Manajemen Pendidikan Islam Dalam Program Tahfizh Berbasis Modernisme dan Budaya Lokal Madura: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ikrom Tampak Sari Karangpenang Sampang Abdul Hamid Bashori; Mohammad Muchlis Solichin; Atiqullah
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v2i1.358

Abstract

Manajemen pendidikan Islam berperan penting dalam peningkatan mutu, keberlanjutan, dan daya saing pesantren melalui integrasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta Total Quality Management (TQM). Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan program tahfizh yang mengintegrasikan modernisme dan kearifan lokal Madura untuk menghasilkan model manajemen adaptif, berkualitas, dan berkelanjutan dalam pembentukan karakter Islami santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di Pondok Pesantren Al-Ikrom dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami implementasi manajemen tahfizh berbasis modernisme dan budaya Madura. Kajian difokuskan pada fungsi manajemen planning, organizing, actuating, dan controlling. Perencanaan dilakukan secara partisipatif berbasis kebutuhan santri dengan integrasi budaya lokal dan dukungan teknologi. Pengorganisasian melibatkan kiai, ustadz, pengurus, dan LPM dengan pembagian tugas jelas dan fleksibel. Pelaksanaan menggunakan metode muroja’ah bertingkat, target hafalan terukur, serta pemanfaatan teknologi digital terbatas. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi berjenjang, setoran hafalan, dan monitoring LPM. Seluruh proses mencerminkan TQM, perbaikan berkelanjutan, serta integrasi nilai pesantren dan budaya Madura untuk meningkatkan mutu, kedisiplinan, dan karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.