Pendidikan AUD menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan pengembangan kognitif dengan pembentukan karakter. Kajian-kajian yang ada masih berfokus pada pendekatan behavioristik yang menekankan kepatuhan mekanis dan belum menyentuh bagaimana pedagogi kasih sayang dioperasionalkan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kurikulum berbasis cinta dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA Tarbiyatus Shibyan Lenteng Sumenep. Ini merupakan studi lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai karakter AUD diwujudkan melalui 4 strategi: 1) Perwujudan iklim sekolah dengan pola kasih sayang dan kepedulian; 2) Pembiasaan cinta lingkungan; 3) Sinergi komprehensif antara sekolah dan orang tua dalam memelihara kontinuitas habituasi anak melalui pendekatan cinta; dan 4) Pemanfaatan teknologi secara kreatif dan inovatif sebagai media penanaman karakter. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan bahwa integrasi antara konsep Ta'dib (Naquib al-Attas), habituasi moral (Al-Ghazali), dan Ethics of Care (Nel Noddings) dapat menjadi dasar rekonstruksi paradigma pendidikan anak usia dini, dari sekadar transfer pengetahuan menjadi transformasi spiritual dan moral pada anak. Begitu juga dapat menjadi landasan filosofis dan praksis yang dapat ditiru oleh lembaga pendidikan Islam lainnya dalam mengoperasionalkan KBC secara efektif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Copyrights © 2026