Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UNVEILING OF GENERATION Z’S INTENTION TO ADOPT E-MONEY AMID PAYMENT DIGITALIZATION: EVIDENCE FROM HIGHER EDUCATION STUDENTS Satria Abadi; Mohd Hishamuddin bin Abdul Rahman; Febriansyah Febriansyah; Febby Angelia
JMBI (Journal of Marketing and Business Intelligence) Vol. 4 No. 1 (2026): JMBI (Journal of Marketing and Business Intelligence)
Publisher : YHMM PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jmbi.v4i1.176

Abstract

The rapid digitalization of payments has propelled e-money adoption, yet Generation Z’s (Gen Z) intentions remain underexplored, particularly among higher-education students in Indonesia. This study aims to investigate several factors affecting the behavioral intentions of Generation Z in Indonesian higher education institutions' use of e-money payment. The study extended the Technology Acceptance Model (TAM) integrated with the Technology-Organization-Environment (TOE) framework. Using a quantitative approach, we surveyed 300 students from public and private universities in Indonesia, analyzing data via Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Findings reveal that perceived usefulness, perceived ease of use, digital literacy, and social factors significantly influence adoption intentions amid digital payment ecosystem challenges. These insights offer practical implications for e-money providers, policymakers, and educators in fostering digital entrepreneurship among Gen Z, contributing to Indonesia's cashless society agenda and MSME competitiveness in fintech-driven markets.
Melestarikan Permainan Tradisonal Indonesia Sebagai “Jembatan Budaya” Bagi Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) Pada Sanggar Bimbingan Batu Cave Malaysia Citrawati Jatiningrum; Endang Noerhartati; Iing Lukman; Satria Abadi; Andino Maseleno
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i2.3852

Abstract

Fenomena kondisi yang terjadi pada anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia ialah minimnya pengenalan budaya Indonesia dan rentannya anak Indonesia mengalami kesulitan beradaptasi di lingkungan multikultural Malaysia. Hal ini dikarenakan sering terpaparnya pada budaya lokal yang dominan, yang menyebabkan mereka lupa atau kurang mengenal tradisi budaya Indonesia sebagai negara asal mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Indonesia bagi anak-anak PMI di Sanggar Bimbingan Wira Damai, Batu Cave Negeri Selangor, Malaysia. Program ini dirancang untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya Indonesia melalui permainan tradisional yang edukatif, menyenangkan, dan mudah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran anak. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, serta praktik langsung beberapa permainan tradisional Indonesia yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak-anak PMI. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan pembelajaran, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat identitas budaya, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta meningkatkan partisipasi aktif anak-anak dalam kegiatan sanggar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme yang tinggi dari peserta, peningkatan pemahaman terhadap permainan tradisional Indonesia, serta tumbuhnya minat anak-anak untuk mengenal dan memainkan permainan tersebut secara berkelanjutan. Dengan demikian, permainan tradisional Indonesia terbukti efektif sebagai “jembatan budaya” dalam upaya menjaga keberlanjutan nilai-nilai kearifan lokal di lingkungan anak PMI di luar negeri.