Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Peningkatan Pengetahuan Perawatan Luka Post Operatif Laparatomi Karisma Bayu Nadias; Hermawati Hermawati; Bening Putri Lestari; Ivan Dwi Fitriadi; Hanifah Putri Azzahra; Riska Suci Ramadani; Desi Puspaningrum; Dewi Triana; Azzahra Nur Hanifah; Sherli Zeniar Adelia Sagita P; Risnanda Putri Wardani; Purwanti Purwanti
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i1.1892

Abstract

Infeksi luka pasca-laparotomi merupakan komplikasi serius yang sering terjadi, diperparah oleh rendahnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai perawatan luka yang adekuat. Kasus laparotomi di Poliklinik Bedah RSUD Dr. Moewardi Surakarta mencapai 70 kasus per minggu dengan rendahnya pengetahuan pasien dan keluarga tentang proses penyembuhan luka (90%), tanda infeksi (78%), serta nutrisi penyembuhan (84%) berdasarkan wawancara terhadap 50 responden, sehingga berisiko komplikasi seperti infeksi dan keterlambatan penyembuhan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan, dengan metode pre-test, presentasi materi, demonstrasi perawatan luka, diskusi, dan post-test pada 47 peserta, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dari kategori rendah/sedang menjadi baik pada seluruh peserta (p<0,05; 41 positive ranks tanpa penurunan skor), efektif mengatasi miskonsepsi budaya nutrisi protein dan meningkatkan kemandirian perawatan mandiri. Kesimpulan bahwa pendidikan berbasis demonstrasi terbukti efektif menurunkan risiko komplikasi luka post-laparotomi dan direkomendasikan sebagai intervensi rutin.
Penerapan Guided Imagery Dengan Kombinasi Terapi Murotal Terhadap Penurunan Insomnia Pada Lansia Azzahra Nur Hanifah; Didik Iman Margatot
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia sering dialami lansia akibat proses penuaan yang menyebabkan perubahan fisiologis dan psikologis sehingga menurunkan kualitas tidur dan aktivitas sehari-hari. Penanganan nonfarmakologis diperlukan karena lebih aman dan minim efek samping. Salah satu intervensinya adalah guided imagery yang dikombinasikan dengan terapi murotal untuk memberikan relaksasi psikologis dan spiritual. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan guided imagery dengan kombinasi terapi murotal terhadap penurunan insomnia pada lansia. Metode: Desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus berbasis evidence based nursing practice pada dua lansia dengan insomnia. Pengukuran menggunakan Insomnia Rating Scale (IRS). Hasil: Terjadi penurunan skor IRS pada kedua responden, yaitu dari 29 menjadi 17 pada responden pertama dan dari 33 menjadi 19 pada responden kedua. Kesimpulan: Penerapan guided imagery dengan kombinasi terapi murotal dapat menurunkan tingkat insomnia pada lansia dan berpotensi menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur.