Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Insektisida Ekstrak Etanol Daun Tuba terhadap Hama Phenacoccus manihoti Andinie Putri Arifin; Emantis Rosa; Eti Ernawiati; Endah Setyaningrum
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 5 No 06 (2026): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong (Manihot esculenta) merupakan tanaman pangan penting di Indonesia; Namun, produktivitasnya seringkali menurun akibat serangan kutu putih (Phenacoccus manihoti), yang dapat menyebabkan hilangnya hasil panen lebih dari 80%, sehingga diperlukan metode pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah insektisida nabati yang berasal dari daun tuba (Derris elliptica). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan fitokimia dan menentukan efektivitas ekstrak daun tuba pada berbagai konsentrasi terhadap mortalitas kutu putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RUPS) dengan 5 perlakuan yang diulang 4 kali, sehingga menghasilkan total 20 unit percobaan. Perlakuan yang diterapkan terdiri dari 0% (Kontrol), 1%, 2%, 3%, dan 4% ekstrak daun tuba. Analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA Satu Arah, diikuti dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi 5%, dan analisis probit untuk menentukan nilai LC₅₀ dan LT₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun tuba mengandung senyawa bioaktif yang berperan sebagai insektisida, seperti flavonoid, terpenoid, saponin, tanin, fenol, dan alkaloid. Konsentrasi 4% menghasilkan tingkat kematian tertinggi. Nilai LC₅₀ sebesar 2,3% dan LT₅₀ tercepat yaitu 37 jam diperoleh, menunjukkan bahwa ekstrak tersebut efektif dalam mengendalikan hama.