Cut Linar
Departemen Kebidanan, STIKes Darussalam Lhokseumawe, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Risiko Diabetes Melitus Gestasional Berdasarkan Skrining pada Ibu Hamil di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe Cut Linar; Wulandari Wulandari; Nurul Huda; Fitra Yani; Zulkifli Zulkifli; Rohana Rohana
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.313

Abstract

Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko morbiditas ibu dan janin. Salah satu faktor risiko yang berperan penting adalah indeks massa tubuh (IMT) ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan IMT dengan risiko DMG pada ibu hamil di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 36 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44.4% ibu hamil memiliki IMT normal, 30.6% overweight, dan 25.0% obesitas. Sebanyak 44.4% responden memiliki risiko tinggi DMG. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan risiko DMG (p-value = 0.009). Kesimpulan penelitian ini adalah IMT yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko DMG.
Hubungan Kualitas Air Bersih dan Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare di Kabupaten Aceh Utara Rildayani Rildayani; Juwita Maulani; Wahyuni Wahyuni; Cut Linar; Muammar Muammar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.311

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang erat kaitannya dengan kualitas air bersih dan sanitasi dasar, terutama di wilayah terdampak banjir. Kondisi lingkungan yang tidak memenuhi syarat meningkatkan risiko penularan penyakit berbasis air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas air bersih dan sanitasi dasar dengan kejadian diare di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 60 rumah tangga yang dipilih secara proportional random sampling. Variabel independen meliputi kualitas air bersih, ketersediaan air bersih, jamban layak, SPAL, dan sarana pembuangan sampah, sedangkan variabel dependen adalah kejadian diare. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53.3% responden mengalami diare. Seluruh variabel memiliki hubungan signifikan dengan kejadian diare (p < 0.05). Kualitas air bersih merupakan faktor paling dominan dengan OR = 37.5, diikuti SPAL (OR = 16), penyediaan air bersih (OR = 14), jamban layak (OR = 11), dan sarana pembuangan sampah (OR = 8). Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas air bersih dan sanitasi dasar dengan kejadian diare. Kualitas air bersih merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kejadian diare di Kabupaten Aceh Utara.