Fenomena menguatnya budaya populer, relasi percintaan remaja, dan perubahan orientasi moral masyarakat menjadikan karya sastra religius penting dikaji sebagai ruang representasi nilai dan pembentukan kesadaran etis pembaca. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk nilai religius dalam novel Mengejar Cinta Halal karya Prima Mutiara serta menjelaskan kontribusinya bagi kajian sastra religius dan pembelajaran apresiasi sastra. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian ialah novel Mengejar Cinta Halal terbitan Wahyu Qolbu tahun 2018 setebal 354 halaman, sedangkan data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang merepresentasikan nilai religius. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, catat, dan kodifikasi data, sedangkan analisis dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, reduksi, penyajian, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat ranah nilai religius, yaitu hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain, dan hubungan manusia dengan lingkungan alam. Keempat ranah tersebut tampak melalui nilai iman, ibadah, syukur, sabar, tobat, pemaaf, adil, ikhlas, berani, amanah, mawas diri, tolong-menolong, menepati janji, lapang dada, menjaga alam, dan memanfaatkan sumber daya alam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel Mengejar Cinta Halal tidak hanya menghadirkan pesan dakwah, tetapi juga membangun model religiusitas praktis melalui konflik, pilihan moral, dan perubahan sikap tokoh. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pembacaan sastra religius yang menempatkan nilai agama sebagai struktur makna naratif, bukan sekadar pesan moral eksplisit.