Enzal Aulia sihombing
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Gaya Bahasa Kiasan pada Novel Re: Dan Perempuan Karya Maman Suherman: Kajian Stilistika: The Use of Figurative Language in the Novel Re: dan Perempuan by Maman Suherman: A Stylistic Study Enzal Aulia sihombing; Dardanila; Nurhayati Harahap
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2799

Abstract

Bahasa kiasan dalam novel memiliki kedudukan penting karena tidak hanya memperindah teks, tetapi juga membangun suasana, menguatkan karakter, dan menyampaikan kritik sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhasan novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman yang menampilkan persoalan perempuan, prostitusi, stigma sosial, dan perdagangan manusia melalui bahasa yang puitis serta penuh kiasan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa kiasan dalam novel tersebut dan menjelaskan fungsi estetiknya melalui kajian stilistika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data novel Re: dan Perempuan. Data berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung gaya bahasa kiasan dikumpulkan melalui studi pustaka, teknik baca, teknik catat, dan klasifikasi data, kemudian dianalisis berdasarkan teori gaya bahasa Gorys Keraf. Hasil penelitian menunjukkan 68 data gaya bahasa kiasan yang meliputi metafora sebanyak 33 data, personifikasi 14 data, simile 8 data, ironi 8 data, idiom 2 data, sinekdoke 2 data, dan alegori 1 data. Temuan tersebut menunjukkan bahwa gaya bahasa berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, penguatan atmosfer, karakterisasi, kritik moral, dan penyampaian nilai kemanusiaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stilistika efektif untuk mengungkap makna estetis dan sosial dalam novel Indonesia modern serta berkontribusi pada pengembangan kajian gaya bahasa dan pembelajaran apresiasi sastra.