Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Metode Takakura pada Siswa Kuliner SMK Negeri 3 Malang untuk Mendukung Global Sustainability Muhammad Khalil; Eka Imbia Agus Diartika; Hikmah Hidayah; Alfi Sapitri; Ariani Agustini; Siti Maryam; Mimien Henie Irawati; Fatchur Rohman
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/9kbqq484

Abstract

Permasalahan sampah organik yang terus meningkat memerlukan strategi pengelolaan berbasis sumber melalui pendekatan edukatif yang aplikatif dan berkelanjutan. Program keahlian kuliner di sekolah menengah kejuruan merupakan salah satu penghasil sampah organik yang potensial untuk dijadikan konteks pembelajaran pengelolaan limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan metode Takakura sebagai upaya mendukung global sustainability. Kegiatan dilaksanakan pada 10 April 2026 di SMK Negeri 3 Malang dengan melibatkan 140 siswa kelas X jurusan kuliner. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi kebutuhan, edukasi konsep sustainability dan pengelolaan sampah, praktik langsung pembuatan komposter Takakura, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 85,8 meningkat menjadi 96,25 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi). Selain peningkatan aspek kognitif, siswa juga menunjukkan keterampilan yang baik dalam mempraktikkan pembuatan komposter Takakura secara mandiri. Analisis kualitatif menunjukkan adanya perubahan orientasi sikap siswa dari pemahaman yang bersifat teknis menuju kesadaran yang lebih reflektif dan berorientasi pada kebiasaan menjaga lingkungan. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan pembelajaran vokasi dengan praktik keberlanjutan yang kontekstual, serta berpotensi mentransfer perilaku pengelolaan sampah organik dari lingkungan sekolah ke rumah tangga siswa. Program ini dapat menjadi model edukasi lingkungan berbasis sekolah vokasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Inventarisasi Spesies Echinodermata di Pantai Kondang Merak Hikmah Hidayah; Siti Maryam
Biology and Biology Education Journal Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 September 2026
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/bioteach.v3i02.937

Abstract

The coastal ecosystem is one of the ecosystems with high biodiversity and serves as a habitat for various marine organisms, including Echinoderms. The phylum Echinodermata plays an important role in maintaining the balance of coastal ecosystems, but information regarding the presence and distribution of Echinoderm species at Kondang Merak Beach is still limited. This study aims to identify Echinoderm species, determine their distribution in the coastal zone, and document the biodiversity of Echinoderms at Kondang Merak Beach, Sumberbening Village, Bantur District, Malang Regency, East Java. The study was conducted on April 26, 2026, from 06:00 to 11:00 WIB in the intertidal zone of Kondang Merak Beach. Data collection was initially designed using the transect and quadrat method, with a 100 m transect line and 1 × 1 m quadrats. However, due to sub-optimal tidal conditions, low Echinoderm abundance, and high tourist activity, the observation was shifted to a roaming survey to obtain more representative data. Identification was carried out based on morphological characteristics and supported by field photographic documentation as well as taxonomic references. The results showed that three Echinoderm species were found, namely Stomopneustes variolaris from the class Echinoidea, Ophiocoma scolopendrina from the class Ophiuroidea, and Cenometra sp. from the class Crinoidea. The three species were found in intertidal habitats with different substrate characteristics and showed presence patterns related to habitat conditions, as well as the availability of shelter and food sources. The results of this inventory indicate that Kondang Merak Beach has potential Echinoderm biodiversity that needs to be documented and further studied as part of efforts to understand and manage coastal ecosystems.