Barqillah, Izzunnazel Achmad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI MOLECULAR DOCKING POTENSI ANTI-PARKINSON SENYAWA AKTIF BIJI Nigella sativa PADA RESEPTOR DOPAMIN D1/D2 Barqillah, Izzunnazel Achmad; Denis Mery Mirza; Kusumawati, Shinta
Majalah Kesehatan Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penyakit Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif progresif akibat defisiensi dopamin. Parkinson menjadi penyakit terbanyak setelah Alzheimer. Terapi menggunakan rotigotin yang bekerja pada reseptor dopamin D1 dan D2 memberikan efek samping halusinasi, depresi, gangguan hati dan ginjal. Biji jinten hitam (Nigella sativa) memiliki senyawa antioksidan dan antiinflamasi dengan potensi anti-Parkinson, namun interaksinya dengan reseptor dopamin belum banyak dikaji. Selain itu, obat herbal diketahui memiliki efek samping yang minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui afinitas senyawa aktif biji jinten hitam sebagai anti-Parkinson dengan mekanisme peningkatan potensi reseptor dopamin D1/D2. Sebanyak 22 senyawa aktif Nigella sativa dipilih dari literatur dan Dr. Duke’s Database. Struktur reseptor D1 (PDB ID: 8IRR) dan D2 (PDB ID: 8IRS) diperoleh dari Protein Data Bank. Molecular docking dilakukan dengan PyRx, sementara evaluasi fisikokimia dan blood-brain barrier (BBB) dianalisis menggunakan SwissADME. Tryptophan (ΔG -7.6 kkal/mol) dan linoleic acid (ΔG -7 kkal/mol) memiliki afinitas tertinggi pada D1, linoleic acid (ΔG -7.4 kkal/mol) dan tryptophan (ΔG -7.3 kkal/mol) juga memiliki afinitas tertinggi pada D2. Namun, tryptophan tidak memiliki kemampuan yang baik dalam menembus BBB. Carvacrol (ΔG -6.7 kkal/mol) dan palmitic acid (ΔG -6.9 kkal/mol & -6.7 kkal/mol) menunjukkan afinitas moderat dengan interaksi residu mirip ligan kontrol (rotigotin) serta kemampuan penetrasi BBB yang baik. Linoleic acid, carvacrol, dan palmitic acid berpotensi sebagai kandidat anti-Parkinson melalui potensi peningkatan reseptor dopamin D1 dan D2.