Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Filosofi Jou Se Ngon Sabua Masyarakat Ternate Salehuddin Mattawang; Achmad Dardirie; Irfan; Muhammad Amri; A'raf Saefuddin
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol. 9 No. 1 (2026): Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/ezcrbm21

Abstract

This study examines the values of character education contained in the Qur’an through a thematic (maudhu’i) approach and their relevance to the philosophy of Jou Se Ngon Sabua as the local wisdom of the Ternate community, North Maluku. The moral crisis affecting the younger generation today requires solutions that are rooted not only in normative religious texts but also in local cultural values that have long been embedded in community life. Using a library research method based on thematic exegesis and an ethnopedagogical approach, this study identifies seven fundamental character values in the Qur’an: tawhid (divine unity), honesty (shidq), justice (‘adl), compassion (rahmah), responsibility, brotherhood (ukhuwwah), and humility (tawadhu’). These values have a profound relevance to the dimensions of the Jou Se Ngon Sabua philosophy, both in its vertical dimension (the relationship between humans and God) and its horizontal dimension (the relationship between human beings). This study concludes that the philosophy of Jou Se Ngon Sabua can serve as a cultural bridge in the internalization of Qur’anic values in Islamic education in Ternate.
Pendidikan Islam dalam Pandangan Ibnu ‘Abdil Barr pada Kitabnya Jāmi‘ Bayān al-‘Ilm wa Faḍlihi A'raf Saefuddin
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k3xa2p40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan Imam Ibnu Abdil Barr melalui karya monumentalnya, Jāmi‘ Bayān al-‘Ilm wa Faḍlihi  terhadap pendidikan Islam. Kitab ini merupakan salah satu referensi klasik yang membahas secara komprehensif tentang keutamaan ilmu, adab menuntut ilmu, dan peran ilmuwan dalam membangun peradaban Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode analisis isi (content analysis), penelitian ini menyoroti nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kitab tersebut, termasuk tujuan pendidikan Islam, etika guru dan murid, metode pembelajaran, serta keterkaitan antara ilmu, amal, dan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Abdil Barr menempatkan ilmu sebagai pondasi utama dalam pembentukan karakter dan spiritualitas seseorang, serta menekankan pentingnya keikhlasan, ketawadhuan, dan tanggung jawab moral dalam proses pendidikan. Temuan ini relevan untuk pengembangan kurikulum pendidikan Islam kontemporer yang berorientasi pada pembentukan adab dan integritas keilmuan. Penelitian ini juga merekomendasikan perlunya integrasi pemikiran ulama klasik dalam sistem pendidikan modern guna memperkuat nilai-nilai dasar Islam dalam kehidupan belajar mengajar.