Lilis Anggraini
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Animasi Perubahan Energi untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Lilis Anggraini; Nirwana Anas
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i2.6227

Abstract

Conceptual understanding refers to students’ ability to identify, explain, describe, distinguish, classify, and draw conclusions using their own words. This study aims to examine the process of developing animated media, assess its suitability as a learning medium, and determine students’ responses in improving their conceptual understanding of science material on energy transformation among fourth-grade elementary school students. This study uses a Research and Development (R&D) method based on the ADDIE model, involving 29 students. Data were collected through interviews, concept comprehension tests, validation sheets for media and content experts, observation sheets to evaluate the animated media, and a practicality questionnaire. Data analysis for validity and practicality was conducted using a Likert scale ranging from 1 to 5, while effectiveness data were obtained from pretest and posttest results and analyzed using the N-gain formula. The results of the media expert validation showed a percentage of 91.67%, categorized as “highly valid.” Meanwhile, the content expert validation reached 100%, also categorized as “highly valid.” The teacher response questionnaire yielded a percentage of 96.67%, categorized as “highly valid,” while the student response questionnaire yielded a percentage of 91.12%, also categorized as “highly valid.” Additionally, the N-gain calculation yielded an average score of 0.62, which falls into the “moderate” category. This indicates significant progress in student learning outcomes
Kajian Semiotika Charles Peirce Dan Psikologi Warna Terhadap Arti Ayat Pada Kaligrafi Islam Digital Mtqn Korpri 2021 Hadi Alhail; Muh Fakhrihun Naam; Syahrul Syah Sinaga; Lilis Anggraini; Abdul Rahman Farras
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.11125

Abstract

Pertentangan paradigmatik pro dan kontra peluncuran kaligrafi Islam digital dalam Musabaqah Tilawahtil Qur’an Nasional (MTQN) Korpri 2021 menjadi tantangan khusus. Seni kaligrafi Islam digital dinilai sebagai celah kontradiktif yang berpotensi mengurangi esensi pemaknaan dan keindahan spiritual dari kaligrafi Islam yang terletak pada aturan kaidah baku menjadi puncak estetika kaligrafi Islam. Lalu, bagaimana makna dari karya peserta kaligrafi Islam digital MTQN Korpri 2021 dalam kajian semiotika Charles Peirce?, bagaimana hasil pemaknaan dalam psikologi warna pada karya peserta kaligrafi Islam digital MTQN Korpri 2021?, dan bagaimana relasi dari hasil kajian semiotika Charles Peirce dan psikologi warna terhadap arti ayat, esensi makna, serta keindahan spiritual pada karya peserta kaligrafi Islam digital MTQN Korpri 2021? Metode penelitian kualitatif, desain yang digunakan deskriptif analitik. Fakta penelitian dihasilkan pada pembedahan subyek karya kaligrafi Islam digital peserta MTQN Korpri tahun 2021 menggunakan teori semiotika Charles Sander Peirce dan teori warna serta penelusuran arti ayat untuk menemukan relasi makna karya terhadap arti ayat. Lokasi di Pesantren Kaligrafi Islam LEMKA. Durasi riset 2 bulan, sejak 14 Desember 2023-14 Februari 2024, populasi sebanyak 14 karya arsip MTQN Korpri Nasional 2021, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sample yakni 2 karya peserta MTQN Korpri 2021 terbaik 1 putra dan putri. Kredibilitas data menggunakan triangulasi data, teknik analisis data menggunakan teknik model Spardley, teknik pengumpulan data meliputi observasi, studi dokumen, wawancara dan diskusi/FGD. Intrument yang digunakan draft observasi, wawancara, analisis, kamera, dan perekam. Hasil kajian dan analisis membuktikan: (1) kajian semiotik karya terbaik 1 putra bermakna perasaan yang resah dan bermohon kepada Allah swt untuk berkumpul bersama golongan orang-orang yang sholeh dengan mengerjakan kebajikan yang diridhoi oleh Allah swt. Sedangkan karya terbaik 1 putri bermakna pengharapan yang besar untuk dikumpulkan dengan golongan orang-orang yang sholeh; (2) kajian psikologi warna pada karya terbaik 1 putra berarti realitas yang penuh tantangan dan sedih, sehingga manusia memohon untuk meraih kemakmuran yang abadi. Sedangkan karya terbaik 1 putri berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat terhadap dzat yang Maha Agung Allah swt, untuk meraih sinar kehidupan, kehangatan, ketenangan, dan suci; (3) relasi kajian semiotik dan psikologi warna terhadap arti ayat pada karya terbaik 1 putra dan putri hanya memiliki kesamaan makna pada harapan untuk digolongkan kepada orang-orang yang sholeh. Kajian ini membuktikan tidak terjadi perubahan esensi makna dari kaligrafi Islam digital. Selain itu, riset dan kajian ini membuktikan karya kaligrafi Islam digital memiliki unsur keindahan spiritual yang berasal dari khat atau tulisan Arab.