Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengukuran Manfaat Rekam Medis Elektronik Pada Rumah Sakit Swasta Gusti Ayu Mutiara Karismayani; Rai Riska Resty Wasita; Putu Okta Wijayanti; Made Dewi Sariyani; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.810

Abstract

Keberhasilan implementasi RME tidak hanya ditentukan oleh adanya perangkat dan aplikasi, tetapi juga oleh sejauh mana sistem tersebut digunakan secara efektif, diterima oleh pengguna, dan menghasilkan manfaat nyata bagi organisasi dan pasien. Pengukuran manfaat RME di Rumah Sakit Swasta penting dilakukan untuk mengetahui implementasi RME telah memberikan dampak yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan Kesehatan dan efisiensi operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur manfaat yang dirasakan oleh tenaga kesehatan dalam menggunakan RME. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif cross-sectional yang dilakukan di Seluruh Cabang RS SH. Populasi penelitian ini merupakan seluruh Nakes yang ada di Seluruh RS SH, pemilihan sampel dilakukan secara purposive dengan besarannya ditentukan menggunakan role of thumb berjumlah 60 Nakes. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan 6 indikator dalam model DeLone dan McLean. Pengujian dilakukan menggunakan metode analisis jalur menggunakan SEM-PLS. Kualitas informasi dan kualitas layanan memiliki hubungan dengan penggunaan RME. Kualitas system, kualitas informasi dan kualitas layanan memiliki hubungan dengan kepuasan pengguna RME. Kepuasan pengguna RME dapat memediasi hubungan antara kualitas system, kualitas informasi dan kualitas layanan dengan manfaat bersih RME. Manajemen rumah sakit diharapkan dapat memperkuat aspek keakuratan, relevansi dan peningkatan layanan pendukung pengguna melalui kegiatan evaluasi berkala terhadap tingkat kepuasan pengguna RME. Kata Kunci: Rumah Sakit Swasta, Delone & McLean, RME
Analisis Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan Guna Menunjang Kelengkapan Administrasi Rekam Medis (Studi Kasus : Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Denpasar) Putu Okta Wijayanti; Rai Riska Resty Wasita; Made Dewi Sariyani
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i1.12306

Abstract

Rumah Sakit Umum Kasih Ibu merupakan rumah sakit dengan tujuan dan visi misi menjadi rumah sakit pilihan utama di bali melalui pelayanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas, dengan beberapa layanan unggulan serta mengutamakan keselamatan pasien dan sentuhan kasih. Rekam medis merupakan suatu unit pelayanan yang mendukung upaya pelayanan medis sehingga dapat dihasilkan pelayanan yang berkualitas optimal yang dapat diterima oleh Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis prosedur penerimaan pasien rawat jalan guna menunjang kelengkapan administrasi rekam medis. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek dalam penelitian ini adalah petugas penerimaan pasien rawat jalan yaitu petugas rekam medis. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi di Rumah Sakit Umum Kasih Ibu dengan checklist dan wawancara tidak terstruktur. Pengolahan data berupa penyusunan data, yang kemudian analisa data akan diolah secara deskriptif untuk menganalisis Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan Guna Menunjang kelengkapan administrasi rekam medis. Hasil penelitian dari kelengkapan administrasi rekam medis dibagian pendaftaran rawat jalan dilihat dari identifikasi 5M yaitu faktor Man, Money, Material, Method, dan Machine. Hasil penelitian ini bisa menjadi referensi terhadap kelengkapan administrasi rekam medis pasien di RSU Kasih Ibu ke depannya.
Mapping of Syphilis Cases Using Geographic Information System (GIS) in Denpasar City in 2024 I Wayan Laksamana Putra Adinatha; Nyoman Ngurah Adisanjaya; Rai Riska Resty Wasita; Putu Okta Wijayanti
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i2.1069

Abstract

Cases of sexually transmitted infections (STIs), especially syphilis, continue to show an increase in various regions of Indonesia, including Denpasar City. This disease not only causes serious medical impacts but also has implications for social aspects and community productivity. This study was conducted with the aim of describing the distribution pattern and classifying syphilis cases in Denpasar City in 2024 through a Geographic Information System (GIS) approach. The study used a quantitative method with a descriptive design. Secondary data analyzed amounted to 297 cases, obtained from the Denpasar City Health Office and the Kerti Praja Foundation, with a research sample of 170 cases based on the calculation of the Slovin formula. Patient location points were determined through address data converted to GPS coordinates, then processed using ArcView 3.3 software to produce distribution maps and classification of cases using the Kingma method. The results indicated that there were 170 cases of syphilis in four regions. The most cases were recorded in South Denpasar with 85 (high category), followed by West Denpasar with 52 (medium category), while North Denpasar had 22 cases and East Denpasar had 11 (low category). The majority of cases were found in the productive age group of 26-45 years, followed by the age group of 12-25 years. In addition, the number of cases occurred more in men (136 cases) than women (34 cases). This mapping is expected to serve as a basis for developing more targeted prevention strategies and health interventions, especially for productive and vulnerable age groups.