Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STEM Digital Collaboration to Enhance Critical Thinking Skills of Secondary School Students: A Literature Review Fatqurhohman Fatqurhohman; Haerul Syam; Ratih Puspasari; Fathul Niam; Agus Miftakhus Surur
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 1 No. 1: FEBRUARY 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.112025.8

Abstract

This literature review explores the role of STEM digital collaboration in enhancing critical thinking skills among secondary school students. As global demands for higher-order cognitive abilities intensify, integrating digital tools within STEM education has emerged as a promising approach to foster interactive, collaborative, and contextually meaningful learning experiences. The review synthesizes recent empirical studies and theoretical perspectives, highlighting innovative pedagogical models such as STEM-Blended Learning, Project-Based Learning, and STEM-based digital modules that effectively cultivate critical thinking. Notably, this study advances the understanding of how balanced technology integration, coupled with collaborative STEM activities, optimizes cognitive skill development while mitigating risks of overdependence on digital resources. The novelty of this review lies in its comprehensive focus on digital collaboration as a catalyst for critical thinking enhancement, bridging theoretical frameworks and practical applications in diverse secondary education contexts. Implications for educators and policymakers emphasize the strategic adoption of integrated STEM-digital pedagogies to prepare students for complex 21st-century challenges. Future research directions include evaluating cross-cultural effectiveness and addressing implementation barriers in technology-supported STEM collaboration.
Kesehatan Mental Remaja: Tantangan Psikososial, Determinan, dan Strategi Penguatan Resiliensi di Era Modern Fatqurhohman Fatqurhohman; Haerul Syam; Fathul Niam
JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, dan Olahraga Vol. 1 No. 2: Juli 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jiwara.v1i2.593

Abstract

Kesehatan mental remaja semakin menjadi perhatian utama di era modern seiring meningkatnya kompleksitas tekanan psikososial yang bersumber dari interaksi antara faktor individu, keluarga, sekolah, dan lingkungan digital, sehingga pendekatan reduksionis tidak lagi memadai untuk menjelaskan kerentanan psikologis yang bersifat dinamis dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur mengenai tantangan psikososial, determinan kesehatan mental, dan strategi penguatan resiliensi remaja dalam perspektif ekologi-sistemik. Metode yang digunakan adalah studi literatur naratif dengan pendekatan sintesis tematik, mencakup aspek perkembangan remaja, determinan sosial, serta transformasi lingkungan digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan mental remaja merupakan produk interaksi kompleks antara regulasi emosi individu, pola asuh keluarga, iklim sekolah, serta intensitas dan pola penggunaan media digital. Berbagai stresor seperti tekanan akademik, perundungan, dan perbandingan sosial digital saling berkelindan dalam memperkuat kerentanan psikologis, sementara resiliensi berperan sebagai mekanisme protektif yang dipengaruhi oleh dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang aman, dan literasi digital. Oleh karena itu, kesehatan mental remaja tidak dapat dipahami secara parsial, melainkan sebagai sistem yang saling terhubung, sehingga diperlukan pendekatan ekologi-sistemik lintas domain yang menempatkan penguatan resiliensi sebagai strategi utama promotif-preventif yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang cepat.