Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Risiko Postur Kerja pada Pekerja Linting Rokok di Pabrik Hasil Tembakau Gondanglegi Ellen Melyasari Piga; Bayu Prastowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4429

Abstract

Tanaman tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menjadi bahan baku utama industri rokok. Proses produksi pelintingan rokok secara umum masih mengandalkan keterampilan manual yang menuntut gerakan tangan dan jari secara berulang. Aktivitas tersebut dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi dalam waktu lama yang disertai posisi tubuh statis dan janggal. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai posisi duduk ergonomis dan peregangan sederhana pada pekerja linting rokok di Pabrik Hasil Tembakau Gondanglegi. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi dengan partisipan sebanyak 12 pekerja linting rokok. Analisis postur kerja menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS). Sedangkan analisis beban fisik dilakukan berdasarkan masa kerja, durasi kerja per hari, dominan posisi kerja, dan gerakan repetitif. Hasil analisis OWAS menunjukkan bahwa postur kerja pekerja berada pada kategori 2, yang menandakan posisi kerja bSelum sepenuhnya ergonomis dan memerlukan perhatian serta perbaikan di masa mendatang. Faktor yang memengaruhi beban fisik pekerja meliputi durasi kerja 5–8 jam per hari, posisi kerja dominan duduk, kepala menunduk > 30 menit, gerakan repetitif >20 kali per menit, kebiasaan jarang melakukan peregangan, serta adanya tekanan untuk memenuhi target produksi. Edukasi melalui media leaflet mengenai posisi duduk ergonomis serta peregangan sederhana dapat menjadi salah satu upaya pencegahan yang efektif untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal pada pekerja.
Edukasi Manajemen Stres dan Penggunaan Gadget secara Bijak sebagai Upaya Optimalisasi Interaksi Orang Tua-Anak di Posyandu Cepiring 6, Landungsari Ellen Melyasari Piga; Nurul Aini Rahmawati; Dike Dwi Ronawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 7 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i7.5104

Abstract

Interaksi positif antara orang tua dan anak berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Namun, penggunaan gadget yang berlebihan dan stres pengasuhan dapat menurunkan kualitas interaksi tersebut. Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pentingnya interaksi positif orang tua–anak, dampak penggunaan gadget berlebihan, serta manajemen stres melalui latihan pernapasan dan peregangan sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Mei 2026 di Posyandu Cepiring 6, Landungsari, Kabupaten Malang, dengan melibatkan 18 ibu yang memiliki anak usia dini. Metode kegiatan meliputi pre-test, skrining tingkat stres menggunakan Parental Stress Scale (PSS), edukasi menggunakan media leaflet, demonstrasi latihan pernapasan dan peregangan sederhana, serta post-test. Hasil skrining menunjukkan bahwa 66,7% peserta mengalami stres rendah dan 33,3% mengalami stres sedang. Pengetahuan mengenai pentingnya interaksi orang tua–anak meningkat dari 88,9% menjadi 100%, dampak penggunaan gadget berlebihan dari 72,2% menjadi 94,4%, dan manajemen stres melalui latihan pernapasan serta peregangan dari 61,1% menjadi 88,9%. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pemberian edukasi melalui leaflet dan demonstrasi latihan sederhana.