Herlin Amelia
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa Melalui Pelatihan Manajemen Strategis Dan Akuntabilitas Hermanto JM; R.M. Gatot Hery Djatmika; Budi Harsono; Herlin Amelia; Suhano Suhano
JURMAS : Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 1 (2026): Jurmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STIE Miftahul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70283/jpm.v3i1.175

Abstract

Kelemahan tata kelola internal dan rendahnya akuntabilitas keuangan menjadi faktor utama yang menyebabkan banyak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengalami stagnasi operasional. Masalah ini secara nyata terjadi pada BUMDes Desa Sukamakmur, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, di mana potensi ekonomi wilayah yang melimpah belum mampu dioptimalkan secara profesional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan tata kelola BUMDes Sukamakmur melalui intervensi pelatihan manajemen strategis dan akuntabilitas keuangan berbasis digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui strategi Participatory Action Research (PAR) terhadap 15 orang pengurus BUMDes, yang meliputi tahapan analisis situasi, pelaksanaan workshop intensif dengan teknik problem-based learning, serta monitoring keberlanjutan program. Hasil intervensi menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas kognitif pengurus yang sangat signifikan, tecermin dari lonjakan rata-rata skor pre-test sebesar 42 menjadi 84 pada saat post-test. Luaran konkrit dari program ini adalah tersusunnya draf Rencana Strategis (Renstra) lima tahunan sebagai kompas bisnis organisasi, lahirnya Standard Operating Procedure (SOP) tata kerja, serta migrasi sistem pencatatan keuangan manual ke arah sistem pembukuan digital terstandardisasi yang mandiri. Tersajikannya laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan laba rugi bulanan secara transparan berhasil memulihkan modal sosial berupa kepercayaan publik serta memicu komitmen politik dari pemerintah desa untuk menyalurkan tambahan penyertaan modal dari APBDes. Sinergi antara kompetensi manajemen strategis dan akuntabilitas keuangan terbukti menjadi kunci utama dalam mentransformasi pengelolaan BUMDes dari amatir menjadi profesional demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Peran Manajemen Talenta Dan Pengembangan Karir Dalam Meningkatkan Komitmen Organisasional Tenaga Kerja Terampil Pada Industri Kreatif Hermanto Joesoef Moestopo; Budi Harsono; Herlin Amelia
MASHLAHAH Vol. 4 No. 2 (2025): Mashlahah: Journal of Islamic Economics
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/12kfkg90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran manajemen talenta dan pengembangan karier dalam memupuk komitmen organisasional di kalangan tenaga kerja terampil pada industri kreatif di Indonesia. Di tengah fenomena tingginya mobilitas tenaga kerja di sektor kreatif, organisasi menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan modal intelektual yang menjadi penggerak utama inovasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus deskriptif, penelitian ini menggali perspektif subjektif dari para profesional kreatif dan manajer sumber daya manusia melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa manajemen talenta yang efektif di industri kreatif tidak hanya bergantung pada sistem pemetaan formal, tetapi lebih pada pengakuan terhadap keunikan estetika dan teknis individu. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan karier yang bersifat protean dan non-linear—yang lebih mengutamakan penguasaan keahlian spesialis daripada promosi manajerial tradisional—memiliki korelasi yang sangat kuat terhadap peningkatan komitmen afektif. Karyawan cenderung menunjukkan loyalitas yang lebih tinggi ketika mereka merasa bahwa organisasi memberikan panggung untuk aktualisasi diri dan investasi berkelanjutan terhadap pertumbuhan profesional mereka. Integrasi antara pengakuan bakat yang transparan dan jalur pertumbuhan yang personal menciptakan rasa keadilan prosedural yang memperkuat keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai pentingnya humanisasi praktik manajemen talenta di sektor kreatif dan menawarkan implikasi praktis bagi perusahaan untuk merancang strategi retensi yang lebih responsif terhadap aspirasi individu guna menjaga keberlanjutan daya saing di pasar global yang dinamis.