Yvonne Chika Junata
Universitas Tarumanagara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Literasi Digital pada Gen Z Yvonne Chika Junata; Anastasia Rachel Tanuwidjaja; Margaretha Sabda Djaja; Devi Jong; Fransiska Indra Sulistyawati; Jap Tji Beng
Education : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): MARET : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (EDUCATION)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pgjgfa53

Abstract

The digital era has transformed how Gen Z interacts, learns, and engages in social life. This shift highlights the need to strengthen national values so that technology use remains aligned with the character and moral principles of Pancasila. This study aims to provide an in-depth understanding of the implementation of Pancasila values in relation to the digital literacy of Gen Z in Indonesia. Using a scoping review approach, it examines previous studies that discuss the connection between Pancasila education, digital literacy, and character development in the digital era. The findings show that Pancasila values play a positive role in shaping Generation Z’s digital ethics, critical thinking, and social responsibility in online spaces. The main challenges include the instant culture, the spread of hoaxes, and the decline in communication ethics. Therefore, integrating Pancasila-based digital character education within schools and universities is essential. Future research is encouraged to explore how other generations implement Pancasila values and to adopt more diverse methodological approaches to gain deeper insights into the relationship between Pancasila values and digital literacy.
Hubungan Gaya Kelekatan dengan Kejelasan Konsep Diri pada Mahasiswa Yvonne Chika Junata; Niken Widi Astuti
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/8pgfg916

Abstract

Masa dewasa muda ditandai oleh proses eksplorasi identitas yang intens, sehingga diperlukan kejelasan konsep diri untuk membantu individu menavigasi tuntutan akademik, sosial, dan emosional. Salah satu faktor yang berperan dalam pembentukan kejelasan konsep diri adalah gaya kelekatan yang terbentuk dari pengalaman relasional awal dengan pengasuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kelekatan dan kejelasan konsep diri pada mahasiswa di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 383 mahasiswa usia 18–25 tahun yang diperoleh dengan teknik criterion-based sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Revised Adult Attachment Scale (RAAS) sedangkan kejelasan konsep diri diukur dengan Self Concept Clarity Scale. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara gaya kelekatan aman dengan kejelasan konsep diri, sedangkan gaya kelekatan tidak aman berhubungan negatif dengan kejelasan konsep diri. Dengan urutan dari tertinggi hingga terendah yaitu gaya kelekatan aman, menghindar, cemas, dan ambivalen. Secara keseluruhan, gaya kelekatan memegang peran penting dalam pembentukan kejelasan konsep diri mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan relasi yang aman untuk mendukung perkembangan identitas yang sehat pada dewasa muda.