Nilam Nur Hamidah
RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Fisioterapi pada Pemulihan Fungsi Gerak dan Jaringan Kulit Pasien Amputasi Ibu Jari Kanan Post Flap: Studi Kasus Rafika Hasmi Lefia; Wijianto Wijianto; Nilam Nur Hamidah
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i1.28600

Abstract

Thumb amputation causes a significant decrease in hand function, requiring reconstructive procedures such as flaps and physiotherapy rehabilitation to optimize recovery. The aim of study was to determine the role of physiotherapy in a 54-year-old male patient after amputation of the right thumb who underwent flap surgery. This study employed a case study method with a descriptive-analytical approach. The physiotherapy program provided included Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Ultrasound Therapy, skin massage, and active-resisted workouts for 4 weeks with each session lasting 20 minutes. Evaluation assessments used numeric rating scale (NRS), goniometry, Manual Muscle Testing (MMT),  tissue elasticity examination, and Patient-Rated Wrist Evaluation (PRWE). The results of the study found that the physiotherapy interventions provided included TENS, Ultrasound Therapy, skin massage, and active-resisted workouts, which were proven to provide significant benefits in reducing pain, increasing Range of Motion (ROM), increasing muscle strength, and increasing scar tissue elasticity. This case study demonstrates that physiotherapy plays a crucial role in accelerating recovery, improving hand function, and supporting the success of tissue reconstruction procedures in post-flap thumb cases.
Efektivitas Stretching dan Scar Massage terhadap Peningkatan ROM pada Kontraktur Pasca Luka Bakar Presinta Dewi; Arin Supriyadi; Nilam Nur Hamidah
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2026): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v5i2.512

Abstract

Luka bakar sering menyebabkan pembentukan jaringan parut yang berujung pada kontraktur dan keterbatasan lingkup gerak sendi (Range of Motion/ROM), terutama pada ekstremitas atas. Kontraktur pasca luka bakar dapat menimbulkan gangguan fungsi dan menurunkan kualitas hidup, sehingga diperlukan intervensi rehabilitasi yang efektif untuk memulihkan mobilitas sendi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi stretching dan scar massage terhadap peningkatan lingkup gerak sendi pada pasien dengan kontraktur pasca luka bakar. Penelitian ini menggunakan desain case report berdasarkan CARE Guidelines. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 23 tahun dengan kontraktur pasca luka bakar listrik pada jari ke-IV tangan kiri. Intervensi berupa kombinasi latihan stretching dan scar massage diberikan selama tiga minggu dengan frekuensi satu kali per hari. Stretching dilakukan dengan intensitas sedang selama 10 detik sebanyak tiga set, sedangkan scar massage diberikan selama 15 menit menggunakan teknik effleurage, kneading, dan friction. Pengukuran lingkup gerak sendi dilakukan menggunakan goniometer sebelum dan sesudah intervensi. Setelah tiga minggu intervensi, lingkup gerak sendi jari ke-IV meningkat dari 10° menjadi 20°, yang menunjukkan peningkatan mobilitas sendi yang bermakna secara klinis. Pasien juga melaporkan penurunan kekakuan dan peningkatan fleksibilitas jari. Hasil evaluasi tindak lanjut menunjukkan bahwa peningkatan ROM tetap stabil setelah jeda latihan. Kombinasi stretching dan scar massage efektif dalam meningkatkan dan mempertahankan lingkup gerak sendi pada pasien dengan kontraktur pasca luka bakar. Pendekatan ini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi fisioterapi yang aman dan bermanfaat dalam program rehabilitasi pasca luka bakar.