Ekkleviano Latusuay
Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Digital Terhadap Perkembangan Pembelajaran di SMA Negeri 3 Buru Selatan Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan Ekkleviano Latusuay; Johan Riry; Ferdinand Salomo Leuwol
Jurnal Pendidikan Geografi Unpatti Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpguvol5iss1pp111–130

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi mendorong perubahan proses pembelajaran melalui pemanfaatan media digital sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar. Namun, penerapan pembelajaran digital pada sekolah dengan keterbatasan infrastruktur masih menghadapi berbagai kendala, seperti jaringan internet yang tidak stabil dan keterbatasan perangkat teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembelajaran digital, perkembangan proses pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran digital di SMA Negeri 3 Buru Selatan Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru dan siswa yang terlibat langsung dalam pembelajaran digital. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital dilaksanakan melalui penggunaan telepon genggam dan grup WhatsApp sebagai pendukung pembelajaran tatap muka. Penggunaan media digital menyebabkan perubahan proses pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi lebih berpusat pada siswa. Siswa menjadi lebih aktif mencari informasi, berdiskusi, dan memahami materi melalui media digital. Interaksi pembelajaran juga berlangsung lebih fleksibel karena dapat dilakukan di dalam maupun di luar kelas. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran digital pada sekolah dengan keterbatasan infrastruktur mampu membentuk pola pembelajaran campuran yang memperluas interaksi belajar secara berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan sarana teknologi dan kualitas jaringan internet diperlukan untuk mendukung efektivitas pembelajaran digital. Kata kunci: pembelajaran digital, proses pembelajaran, blended learning.