Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Pencegahan Dermatitis Kontak pada Pengrajin Batik Sukapura Kota Tasikmalaya Nasfa Sabilatul ‘Ula; Dwi Sepriyanti; Moch Boby Satria; Arif Fauzan; Mohamad Fajar Septian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 11 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i11.290

Abstract

Batik merupakan salah satu industri tradisional yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan bahan kimia yang dapat menyebabkan dermatitis kontak pada pekerja. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi faktor yang meningkatkan risiko tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pengrajin batik terkait pencegahan dermatitis kontak serta menganalisis efektivitas edukasi K3 dalam meningkatkan pengetahuan tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test pada 30 pengrajin batik di Sukapura, Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi yang diberikan melalui metode ceramah dan media leaflet. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 49,57 menjadi 77,70 setelah edukasi. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,001). Kesimpulan menunjukkan bahwa edukasi K3 efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengrajin batik mengenai pencegahan dermatitis kontak. Edukasi yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku kerja yang lebih aman.
Implementasi Insinerator Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Siti Robiatul Adawiyah; Muhammad Fauzian Triansyah; Siti Via Nuraviah; Rifda Via Ardhani; Puji Delya Lestari; Dwi Pujawati; Dwi Sepriyanti; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3573

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di RW 14 Kelurahan Kahuripan ditandai oleh penumpukan sampah residu, keterbatasan sarana bank sampah, serta praktik pembakaran terbuka yang masih dilakukan sebagian warga sehingga menimbulkan gangguan lingkungan. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya penguatan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berhenti pada tahap pengumpulan dan penjualan, tetapi juga mencakup pengolahan akhir yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan Bank Sampah Roay Lestari melalui penerapan insinerator ramah lingkungan sebagai solusi pengolahan sampah residu. Metode yang digunakan adalah participatory community development yang meliputi tahapan persiapan, identifikasi masalah melalui wawancara dengan tokoh kunci, analisis prioritas menggunakan Metode Hanlon dan PEARL, serta pelaksanaan intervensi berupa pembangunan insinerator sederhana dan penyuluhan penggunaannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa insinerator mampu mengurangi volume sampah residu dan memberikan sarana pengolahan yang lebih aman, sementara edukasi meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam pemilahan dan pengoperasian alat. Program ini menyimpulkan bahwa kombinasi intervensi teknis dan edukatif dapat memperkuat pengelolaan sampah komunitas, mengurangi penumpukan residu, dan mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.