Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Program SEHATIMUN (Sehat Tanpa Hipertensi dengan Timun) di Kampung Cikawung, Kelurahan Awipari Nurma Haerunnisa; Dini Martini; Diska Maoli Nurmala; Nabila Jatnikawati; Najwa Septi Adwiitiya; Sonia Rakhman; Yasmina Zahra Nuraini; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3491

Abstract

Program SEHATIMUN (Sehat Tanpa Hipertensi dengan Timun) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kampung Cikawung dalam melakukan pencegahan hipertensi melalui edukasi kesehatan dan pemanfaatan timun sebagai intervensi non-farmakologis. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan hipertensi, sekaligus membekali masyarakat dengan kemampuan praktis dalam membuat jus timun secara tradisional maupun modern. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi awal, Focus Group Discussion, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan jus timun, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Intervensi ini juga mendapat respons positif dari masyarakat yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dan kemampuan dalam mempraktikkan pembuatan jus timun secara mandiri. Meskipun terdapat beberapa kendala, kegiatan tetap berjalan efektif dan diterima dengan baik oleh warga. Secara keseluruhan, Program SEHATIMUN berhasil meningkatkan literasi kesehatan, mendorong perilaku hidup sehat, dan memperkuat pemanfaatan potensi lokal dalam upaya pencegahan hipertensi.
Pemberdayaan Masyarakat melalui kegiatan SETARA sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di RW 002 Kelurahan Sukamajukidul Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya Hafni Rahmiani; Suci Rahmawati; Riana Raudatul Jannah; Nova Ayu Gumilang; Zulfa Marwatus Sa'adah; Tiara Nurul Nazmi; Putri Aulia Yasmin; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3509

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan prioritas di RW 02 Kelurahan Sukamajukidul yang dipengaruhi oleh rendahnya pemeriksaan tekanan darah, kurangnya edukasi, dan pola hidup tidak sehat. Tujuan program SETARA adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, mendorong perubahan perilaku hidup sehat melalui edukasi, meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan aktivitas fisik seperti senam, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin sebagai upaya pencegahan hipertensi di tingkat komunitas. Program SETARA (Sehat dengan Senam, Tensi, dan Edukasi Raga Aman) diterapkan sebagai intervensi pemberdayaan melalui penyuluhan, senam bersama, dan pemeriksaan tekanan darah dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat, peningkatan partisipasi dalam senam dan pemeriksaan tekanan darah, serta terbentuknya kelompok senam mandiri. Program SETARA terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan hipertensi di tingkat komunitas.
Pemberdayaan Masyarakat di RW 11 Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya Aliya Nindy Hapsari; Esty Verawati; Bunga Al Fitri; Fahri Yanti Fadillah; Yusya Hira Felicya; Nazwa Kanaya Malika Rahmat; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3529

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi permasalahan utama di RW 11 Kelurahan Panyingkiran, ditandai dengan rendahnya praktik pemilahan sampah rumah tangga dan belum optimalnya pemanfaatan sampah organik, yang berdampak pada pencemaran lingkungan serta meningkatnya beban kerja Bank Sampah Mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah serta pengolahan sampah dapur menjadi kompos. Program pemberdayaan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup identifikasi masalah, pengenalan masyarakat, diskusi dengan tokoh lokal, serta pelaksanaan edukasi mengenai pemilahan sampah dan demonstrasi pembuatan kompos menggunakan komposter sederhana. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 15 peserta dari seluruh RT mengikuti program dengan antusias. Terdapat peningkatan signifikan pada skor post-test dibandingkan pre-test, yang menandakan peningkatan pemahaman mengenai jenis sampah, cara pemilahan, dan teknik pengomposan. Peserta juga aktif dalam sesi praktik dan menyatakan kesediaan untuk menerapkan pengolahan sampah mandiri di rumah. Secara keseluruhan, kegiatan pemberdayaan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat terkait pengelolaan sampah organik, dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Bank Sampah Mandiri.
Optimalisasi KWT Kelurahan Cikalang, Kota Tasikmalaya Melalui Inovasi SITOMAT sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat untuk Pencegahan Hipertensi Rif’an Haqqi Fakhrulloh; Panji Setyawan; Wulan Nur Aini; Marisa Adzani Poetri; Aulia Nuri Najmi Rindani; Lafida Nisa Fauziah; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3542

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan prevalensi tinggi di dunia maupun Indonesia, termasuk Jawa Barat dan Kota Tasikmalaya yang mencatat 50.521 kasus pada tahun 2022, serta 321 kasus di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan. Kondisi ini mendorong perlunya upaya preventif berbasis pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui program SITOMAT (Solusi Intervensi Tomat untuk Mengendalikan Hipertensi) yang dilaksanakan di RW 07 Kelurahan Cikalang. Program ini memanfaatkan potensi Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk meningkatkan konsumsi tomat sebagai sumber kalium yang berperan dalam menurunkan tekanan darah. Kegiatan meliputi sosialisasi hipertensi, edukasi budidaya tomat, pembuatan pupuk dan pestisida organik, serta praktik penanaman yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi, penguatan kapasitas KWT, dan terbentuknya kemandirian warga dalam mengelola kesehatan melalui pemanfaatan komoditas lokal. Program SITOMAT berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam upaya pengendalian hipertensi berbasis pangan sehat dan budidaya rumah tangga.
Program Tukar Sampah, Bye Nyamuk Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di RW 03 Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya Ilham Imam Baili; Dinar Puji Wardiani; Salwa Fathia Azzahra; Luvita Puspitasari; Lista Gefarani Simanjuntak; Salsabila Ayuningtyas; Irna Helena Siahaan; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3545

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas di Kota Tasikmalaya. RW 03 Kelurahan Kahuripan termasuk wilayah dengan potensi tinggi penularan DBD karena masih ditemukan genangan air dan penumpukan barang bekas yang menjadi tempat potensial perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan perilaku pencegahan DBD melalui program “Tukar Sampah, Bye Nyamuk”, yaitu kegiatan pertukaran barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk dengan insentif berupa sembako, bubuk abate. Metode kegiatan mencakup pemetaan masalah kesehatan, wawancara tokoh masyarakat, edukasi mengenai DBD, serta pelaksanaan kegiatan pertukaran barang bekas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatnya pemahaman mengenai 3M Plus, serta terkumpulnya barang bekas yang sebelumnya berpotensi menjadi habitat jentik. Tokoh masyarakat, kader, dan karang taruna menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program. Program ini terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam menekan risiko penyebaran DBD.
Implementasi Insinerator Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Siti Robiatul Adawiyah; Muhammad Fauzian Triansyah; Siti Via Nuraviah; Rifda Via Ardhani; Puji Delya Lestari; Dwi Pujawati; Dwi Sepriyanti; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3573

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di RW 14 Kelurahan Kahuripan ditandai oleh penumpukan sampah residu, keterbatasan sarana bank sampah, serta praktik pembakaran terbuka yang masih dilakukan sebagian warga sehingga menimbulkan gangguan lingkungan. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya penguatan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berhenti pada tahap pengumpulan dan penjualan, tetapi juga mencakup pengolahan akhir yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Penulisan artikel ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan Bank Sampah Roay Lestari melalui penerapan insinerator ramah lingkungan sebagai solusi pengolahan sampah residu. Metode yang digunakan adalah participatory community development yang meliputi tahapan persiapan, identifikasi masalah melalui wawancara dengan tokoh kunci, analisis prioritas menggunakan Metode Hanlon dan PEARL, serta pelaksanaan intervensi berupa pembangunan insinerator sederhana dan penyuluhan penggunaannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa insinerator mampu mengurangi volume sampah residu dan memberikan sarana pengolahan yang lebih aman, sementara edukasi meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam pemilahan dan pengoperasian alat. Program ini menyimpulkan bahwa kombinasi intervensi teknis dan edukatif dapat memperkuat pengelolaan sampah komunitas, mengurangi penumpukan residu, dan mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Program BARAYA (Basmi Hipertensi Linggajaya): Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Kemangi sebagai Alternatif Pengendalian Tekanan Darah Berbasis Kearifan Lokal Mutiara Tsani; Adzkia Nailatul Kamil; Fransisika Julian; Raya Ghefira Azra; Indriani Indriani; Nur Haliza Dewi; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 6 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.194

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Kampung Cilingga RW 003 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi. Penggunaan obat antihipertensi kimia sering menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis kearifan lokal. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan memberikan keterampilan praktis pembuatan teh kemangi (Ocimum basilicum) sebagai alternatif pengendalian tekanan darah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui tahapan diagnosing, action planning, action taking, evaluating, dan specifying learning. Kegiatan dilaksanakan pada 14 November 2025 dengan 13 peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan berupa pre-test, penyampaian materi tentang hipertensi dan teh kemangi menggunakan media leaflet, demonstrasi pembuatan teh kemangi, dan post-test. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test dengan p-value 0,011 (< 0,05), dengan 8 dari 13 peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan rata-rata peningkatan nilai sebesar 40,81%. Kegiatan pengabdian Program BARAYA (Basmi Hipertensi Linggajaya) berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan hipertensi dan memberikan keterampilan praktis pembuatan teh kemangi sebagai solusi alternatif berbasis kearifan lokal untuk pengendalian tekanan darah.
Penyuluhan Dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Menjadi Paving Block: Ecopave (Environmental Creative Output Paving Block) A Aulliya Az-Zahra Ar-Rachman; Azka Zikra Andini Wulandati; Amelia Amelia; Faza Yu'thika Muslim; Inarotul Huda; Muhamad Wilza Faturahman; Nurmaya Salsabila; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 7 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.206

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Indonesia terus meningkat dan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas lingkungan, termasuk di wilayah Kota Tasikmalaya. Kecamatan Mangkubumi menjadi salah satu penyumbang timbulan sampah yang cukup tinggi, sehingga pengelolaan sampah yang tidak optimal kerap menimbulkan penumpukan di kawasan permukiman. Kelurahan Cigantang menghadapi kondisi serupa, ditandai dengan keterbatasan sarana pengangkutan sampah serta kebiasaan pembuangan sampah ke selokan dan pembakaran terbuka yang memicu pencemaran dan potensi banjir. Melihat permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan warga melalui pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block sebagai alternatif solusi pengurangan sampah. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan mengenai dampak sampah plastik dan pentingnya pengelolaan berbasis masyarakat, serta pelatihan praktik pembuatan paving block yang meliputi persiapan bahan, proses pelelehan plastik, pencampuran pasir, pencetakan, hingga pendinginan produk. Program ini meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga RW 02 dalam mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana ini mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekaligus berkontribusi dalam upaya pengurangan sampah plastik di Kelurahan Cigantang.