AbstractThis study aims to identify the factors that form tourist’s interest in visiting cultural tourism in Bawomataluo Village, South Nias Regency. The factors analyzed include tourist attractions, accessibility, tourism facilities, tourism information and tourism costs. This study employed a quantitative approach with data collected through questionnaires distributed to 83 tourists who had visited or were visiting Bawomataluo Village, selected using simple random sampling. The data were analyzed using factor analysis to identify the dominant factors that constitute tourist’s visiting interest. The results indicated that all five variables, tourist attractions, accessibility, tourism facilities, tourism information and tourism costs, were identified as factors that form tourist’s interest in visiting cultural tourism in Bawomataluo Village. Based on factor loadings in the component matrix, tourism facilities and accessibility emerged as the most dominant factors, followed by tourism costs, tourism information and tourist attractions. This study is expected to provide input for destination managers and stakeholders in formulating more effective cultural tourism development strategies.Keywords: Cultural Tourism; Tourist Interest; Accessibility; Tourism Facilities; Factor AnalysisAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk minat wisatawan dalam mengunjungi wisata budaya di Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi daya tarik wisata, aksesibilitas, fasilitas pariwisata, informasi wisata, serta tarif atau biaya wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 83 responden yang merupakan wisatawan yang sedang atau pernah berkunjung ke Desa Bawomataluo, dan dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis faktor untuk mengidentifikasi faktor dominan yang membentuk minat wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima variabel yang diteliti, daya tarik wisata, aksesibilitas, fasilitas pariwisata, informasi wisata, dan tarif atau biaya wisata, teridentifikasi sebagai faktor yang membentuk minat wisatawan dalam mengunjungi wisata budaya di Desa Bawomataluo. Berdasarkan nilai loading faktor pada component matrix, fasilitas pariwisata dan aksesibilitas merupakan faktor yang paling dominan, diikuti tarif atau biaya wisata, informasi wisata, dan daya tarik wisata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengelola destinasi dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan wisata budaya yang lebih efektif.Kata kunci: Wisata Budaya; Minat Wisatawan; Aksesibilitas; Fasilitas Pariwisata; Analisis Faktor