Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Evaluatif Pemberdayaan Guru dalam Optimalisasi Kualitas Asesmen Pembelajaran Sekolah Menengah Atas: An Evaluative Analysis of Teacher Empowerment in Optimizing the Quality of Learning Assessment in Senior High Schools Mariati Mariati; Martina Prativi; Oey Anton; Yodi Yodi; Binyu Mettalina Chu; Winnie Cherina
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9969

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan peluang pengembangan asesmen pembelajaran, memberikan pendampingan kepada guru dalam penerapan prinsip asesmen yang efektif, serta mendukung penyusunan rencana strategis sekolah berbasis evaluasi partisipatif guna meningkatkan mutu pembelajaran dan manajemen sekolah dan untuk menekankan pentingnya keseimbangan antara asesmen formatif dan sumatif dalam menciptakan sistem evaluasi pembelajaran yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu sekolah menengah atas swasta di Kota Batam dengan fokus pada analisis strategis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, and Results) terhadap kualitas asesmen pembelajaran dengan melibatkan guru mata pelajaran Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris, Sistem Informatika, Sosiologi, dan Pendidikan Pancasila. Pendekatan SOAR digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan yang telah dimiliki sekolah serta peluang pengembangan yang dapat mendukung peningkatan mutu asesmen pembelajaran secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan guru, observasi proses asesmen pembelajaran, wawancara, serta diskusi bersama guru dan manajemen sekolah untuk mengidentifikasi jenis, prinsip, dan implementasi asesmen pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa analisis SOAR dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung kepala sekolah menyusun perencanaan strategis berbasis evaluasi partisipatif dan kolaboratif serta menegaskan pentingnya keseimbangan antara asesmen formatif yang berorientasi pada perbaikan proses pembelajaran dan asesmen sumatif yang berfokus pada pengukuran capaian belajar dalam satu kerangka evaluasi yang terintegrasi. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan manajemen mutu pendidikan dan optimalisasi praktik asesmen pembelajaran di lingkungan sekolah.