This Author published in this journals
All Journal Jurnal Surya Medika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dan Konsumsi Kopi dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut: The Correlation Between Physical Activity and Coffee Consumption and Blood Pressure in Hypertensive Patients in Working Area of Pahandut Health Center Febry Tri Sendy; Meilitha Carolina; Nia Pristina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12793

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Gaya hidup seperti aktivitas fisik dan konsumsi kopi diduga memengaruhi tekanan darah, namun pengaruhnya masih perlu diteliti lebih lanjut, terutama di wilayah kerja Puskesmas Pahandut yang memiliki karakteristik aktivitas harian dan konsumsi kopi yang bervariasi. Fenomena yang ditemukan menunjukkan tingginya angka hipertensi pada usia pralansia, di mana pasien hipertensi cenderung kurang melakukan aktivitas fisik dan mengonsumsi kopi lebih dari dua gelas per hari. Tujuan: Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan konsumsi kopi dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pahandut tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 40 responden hipertensi yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah (p = 0,640), maupun antara konsumsi kopi dengan tekanan darah (p = 0,279). Mayoritas responden (92,5%) memiliki aktivitas fisik sedang dan sebagian besar (77,5%) berada dalam kategori hipertensi stage 1. Kesimpulan: Aktivitas fisik maupun konsumsi kopi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pahandut. Diperlukan kajian lanjutan yang mempertimbangkan faktor durasi, intensitas aktivitas, serta jenis kopi dan sensitivitas individu terhadap kafein.