Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penggunaan Media Macromedia Flash di SMK Teladan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Hisar Marulitua Manurung; Anita Debora Br. Simangunsong; Winarto Silaban; Ivan Samuel Simanjuntak; Teti Rondeleti Silalahi; Marnalom Samosir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.473

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif dan interaktif. Namun, masih banyak guru yang mengalami keterbatasan dalam pemanfaatan perangkat lunak pengembangan media pembelajaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMK Swasta Teladan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dalam penggunaan Macromedia Flash sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik (learning by doing) yang meliputi analisis kebutuhan, workshop, demonstrasi, praktik mandiri, pendampingan intensif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan 20 guru dari berbagai bidang studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 32,7 pada pre-test menjadi 80,7 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 48%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan mengembangkan media pembelajaran digital (54%) dan kemampuan membuat animasi sederhana (51%). Selain peningkatan keterampilan teknis, peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Produk yang dihasilkan berupa media animasi pembelajaran matematika, simulasi fisika, dan visualisasi konsep kimia yang dapat diterapkan secara langsung di kelas. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru dan mendukung implementasi pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendampingan lanjutan dan penguatan komunitas belajar digital di lingkungan sekolah.