Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Re-Layout Tata Letak Fasilitas Industri Kecil Menengah Iwan Batako Menggunakan Metode Systematic Layout Planning dan Grafik Faredo Shaputra; Fitra; Fathaniah Hashifah; M Zaruhul Khalish
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/ef2nma03

Abstract

Iwan Batako merupakan salah satu industri kecil menengah yang bergerak di bidang produksi bahan galian bukan logam yang memproduksi batu batako dan gorong-gorong. Ditemukan beberapa jarak antar fasilitas yang berjauhan sehingga waktu pemindahan proses produksi menjadi lama. Berdasarkan permasalahan tersebut, Penulis melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana tata letak usulan untuk Iwan Batako dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik untuk mengoptimalkan proses produksi. Berdasarkan hasil evaluasi, alternatif layout yang terpilih adalah layout dengan metode SLP yang memiliki jarak perpindahan sebesar 2429 dibandingkan dengan metode Grafik sebesar 2569,3. Pengurangan jarak dari metode SLP sebesar 1,05 % dari metode Grafik. Untuk luas kebutuhan area produksi layout usulan Iwan Batako didapatkan sebesar 999,1 m2 dari luas area layout awal sebesar 964 m2. Sehingga dengan re-layout tata letak fasilitas tersebut, Iwan Batako dapat lebih memperhatikan tata letak untuk ruang produksi di pabrik agar lebih efektif dan efisien sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Perbaikan Tata Letak Industri Kecil Menengah (IKM) Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP dan Metode Grafik): (Studi Kasus: UD Batu Batako Bukit Kapur Kota Dumai) Ahmadi Rifa’i; Fitra; Wildatul Amalia; Yohandri Dwi Rama
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/9zgb1h81

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh UD Batu Batako Bukit Kapur merupakan salah satu Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang produksi material bangunan, khususnya batako, dan berlokasi di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain layout yang optimal dalam mendukung proses produksi dan distribusi usaha Batu Batako Bukit Kapur menggunakan pendekatan SLP. Sehingga  judul penelitian ini yaitu, Perbaikan Tata Letak IKM UD Batako Bukit Kapur Dumai menggunakan Metode SLP dan Grafik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan metode berbasis grafik. Tahapannya meliputi pengumpulan data lapangan, penyusunan operation process chart, from-to chart, activity relationship chart, serta pembuatan relationship diagram. Evaluasi jarak perpindahan antar stasiun kerja dilakukan menggunakan metode grafik untuk menentukan layout terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan dengan metode SLP mampu menurunkan jarak perpindahan material dari 424,7 menjadi 274, atau berkurang 35,47%. Sementara itu, metode grafik menghasilkan jarak 304,3. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dari hasil perbandingan metode SLP dan metode Grafik dalam perancangan tata letak IKM UD Batu Batako Bukit Kapur, diperoleh bahwa layout usulan dengan metode SLP adalah yang paling efisien. Hal ini karena metode SLP menghasilkan jarak perpindahan material paling kecil, yaitu 274, dibandingkan dengan metode Grafik sebesar 304,3. Selain itu, kebutuhan luas area produksi pada layout usulan tersebut adalah 95,91 m² sehingga metode SLP dinilai paling efisien karena memperbaiki alur produksi, mengoptimalkan ruang, dan meningkatkan efektivitas operasional. Tata letak ini menjadi solusi strategis bagi peningkatan kinerja IKM UD Batu Batako Bukit Kapur.
Sistim Penanganan Rantai Pasok Untuk Meningkatkan Omzet UMKM XYZ di Dumai Melliana; Azmi; Fitra; Novri Jenita Marbun; Noto Wiroto; M. Agus Rinaldy; Trisna Mesra; Syifa Salsabila; Risha Audira Susanti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/9xd60n73

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Salah satu jenis UMKM yang menjanjikan adalah usaha kuliner. Namun, seiring meningkatnya persaingan serta berubahnya preferensi konsumen, banyak pelaku UMKM mengalami penurunan omzet. Kondisi ini menuntut UMKM untuk meningkatkan kinerja melalui beberapa faktor yang relevan, seperti kualitas pelayanan, inovasi, fasilitas dan teknologi, strategi pemasaran dan distribusi, serta pengelolaan penanganan rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antarvariabel tersebut serta melihat pengaruh penanganan rantai pasok terhadap omzet pada UMKM kuliner. Penelitian dilakukan dengan metode random sampling dengan jumlah 150 responden. Analisis data menggunakan Smart-PLS untuk menguji hubungan struktural antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap penanganan rantai pasok adalah fasilitas dengan teknologi serta strategi pemasaran dan distribusi, sehingga hipotesis terkait diterima. Selanjutnya, hubungan penanganan rantai pasok terhadap omzet dinyatakan signifikan dengan nilai t-statistic 3,550 (> 1,96) dan p-value 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan penanganan rantai pasok berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan omzet UMKM kuliner
Sistim Penanganan Rantai Pasok Untuk Meningkatkan Omzet UMKM XYZ di Dumai Melliana; Azmi; Fitra; Novri Jenita Marbun; Noto Wiroto; M. Agus Rinaldy; Trisna Mesra; Syifa Salsabila; Risha Audira Susanti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/9xd60n73

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Salah satu jenis UMKM yang menjanjikan adalah usaha kuliner. Namun, seiring meningkatnya persaingan serta berubahnya preferensi konsumen, banyak pelaku UMKM mengalami penurunan omzet. Kondisi ini menuntut UMKM untuk meningkatkan kinerja melalui beberapa faktor yang relevan, seperti kualitas pelayanan, inovasi, fasilitas dan teknologi, strategi pemasaran dan distribusi, serta pengelolaan penanganan rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antarvariabel tersebut serta melihat pengaruh penanganan rantai pasok terhadap omzet pada UMKM kuliner. Penelitian dilakukan dengan metode random sampling dengan jumlah 150 responden. Analisis data menggunakan Smart-PLS untuk menguji hubungan struktural antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap penanganan rantai pasok adalah fasilitas dengan teknologi serta strategi pemasaran dan distribusi, sehingga hipotesis terkait diterima. Selanjutnya, hubungan penanganan rantai pasok terhadap omzet dinyatakan signifikan dengan nilai t-statistic 3,550 (> 1,96) dan p-value 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan penanganan rantai pasok berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan omzet UMKM kuliner
PERBAIKAN ULANG TATA LETAK IKM DIANEKA FURNITURE DI KOTA DUMAI Fitra; Imam Faizal; Mhd.Rizky Ramadhan; Wahyu Ari Setiawan
Jurnal Mitra Teknik Industri Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Mitra Teknik Industri
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmti.v4i3.36314

Abstract

Dianeka Furniture, a small-scale industry located in South Dumai, is experiencing inefficiencies in its production facility layout, characterized by irregular workflow, long material handling distances, and poor workspace utilization. These issues have led to decreased production efficiency and increased waste of time and labor. This research aims to redesign the facility layout in a more systematic and efficient manner to support smoother production processes and improve productivity. The methods applied in this study are Systematic Layout Planning (SLP) and the Graph-based method, focusing on the analysis of activity relationships and material movement distances. Data were collected through direct observation, interviews, and documentation of production activities. The results show that the proposed layout using the SLP method reduced the total material handling distance from 121 units to 97.8 units. Meanwhile, the layout generated using the Graph-based method achieved even better results, reducing the total distance to 96.2 units, which represents a 13.7% reduction compared to the initial layout. In addition to minimizing material movement, the proposed layouts also improved workflow and space utilization. Therefore, the Graph-based method proved to be more effective in optimizing the facility layout at Dianeka Furniture and can serve as a strategic solution to enhance operational efficiency and overall productivity.