Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Regulasi MicroRNA Dalam Modulasi Respons Imun Pada Penyakit Autoimun: A Systematic Literature Review Sri Riska Ramadani; Ayu Listiana; Rachmawaty Rachmawaty
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8665

Abstract

MicroRNA (miRNA) merupakan molekul RNA non-coding berukuran kecil yang berperan penting dalam regulasi ekspresi gen pada tingkat pascatranskripsi, khususnya dalam menjaga keseimbangan sistem imun. Disregulasi ekspresi miRNA diketahui berkaitan erat dengan perkembangan berbagai penyakit autoimun akibat terganggunya mekanisme toleransi imun dan meningkatnya respons inflamasi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran regulasi microRNA dalam modulasi respons imun pada penyakit autoimun serta mengidentifikasi potensi miRNA sebagai biomarker dan target terapi berbasis molekuler. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data yang diperoleh dari basis data PubMed, NCBI, dan Google Scholar. Proses seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria publikasi tahun 2016–2026, artikel full text, open access, serta relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi hubungan antara miRNA dan mekanisme imunologis pada penyakit autoimun. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa miRNA, seperti miR-21, miR-16, miR-155, dan miR-146a, berperan dalam regulasi diferensiasi sel T, keseimbangan Th17/Treg, produksi sitokin proinflamasi, serta aktivasi sistem imun innate dan adaptif. Disregulasi miRNA dapat menyebabkan hiperaktivasi respons imun yang memicu inflamasi kronis dan kerusakan jaringan. Selain itu, stabilitas miRNA dalam cairan tubuh menjadikannya berpotensi sebagai biomarker diagnostik dan target terapi yang lebih spesifik dan personal pada penyakit autoimun.
Model Pembelajaran GRANDLINE sebagai Inovasi Berbasis Petualangan untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Kemandirian Belajar Peserta Didik Akram Caesar Maulana Akram; Sri Riska Ramadani; Muhiddin Palennari
Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/kaisa.v6i1.1276

Abstract

This study aimed to formulate the GRANDLINE learning model as an adventure-based pedagogical innovation designed to enhance student engagement and learner autonomy in the context of 21st-century learning demands. Employing a library research design, this study synthesized theories of constructivism, experiential learning, adventure education, collaborative learning, student engagement, and self-regulated learning. The analysis revealed that the GRANDLINE model consisting of Goal Setting, Route Planning, Adventure, Navigation, Discovery, Logbook Reflection, Integration, Narration, and Evaluation was theoretically effective in fostering active participation, strategic learning behavior, reflective thinking, and independent regulation of learning. The early stages (Goal Setting and Route Planning) strengthened student agency, while the Adventure and Navigation stages promoted experiential learning and adaptive scaffolding. Discovery and Logbook Reflection encouraged metacognition, whereas Integration and Narration facilitated deeper conceptual understanding and authentic knowledge application. The findings indicated that GRANDLINE addressed existing gaps in the literature, including the lack of classroom-based adventure learning models, the limited integration of engagement and autonomy within a single pedagogical framework, and the need for structured reflection elements. The study concluded that the GRANDLINE model has strong potential to enrich instructional practices and may be further validated through empirical classroom implementation.