Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh ERP Effectiveness Dan ERP Quality Terhadap Employee Performance Di Perusahaan Teknologi Pendidikan (Edutech) Anisa’ Nurhasanah; Winda Larasati; Ahmad Zaki Ghozali; Diajeng Intan Febiana; Kenichi Rudyta Galang Febriasa; Listyawati Listyawati; Muhammad Yusuf Ariyadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ERP Effectiveness dan ERP Quality terhadap Employee performance di Perusahaan Teknologi Pendidikan (Edutech) khususnya pada CV Edukarya Gemilang Jaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya penggunaan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) pada perusahaan skala kecil dan menengah sebagai upaya meningkatkan efisiensi kerja, integrasi proses bisnis, serta mendukung aktivitas operasional perusahaan. Namun, implementasi ERP tidak selalu langsung memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan karena keberhasilannya juga dipengaruhi oleh kualitas sistem dan kesiapan pengguna dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan pengguna ERP di perusahaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP Quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Employee performance, sedangkan ERP Effectiveness  tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Employee performance. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas sistem ERP yang dirasakan langsung oleh pengguna, seperti kemudahan penggunaan, kualitas informasi, dan kualitas layanan, lebih berperan dalam membantu karyawan meningkatkan kinerjanya dibanding efektivitas implementasi sistem secara umum. Selain itu, kondisi karyawan yang masih berada pada tahap awal adaptasi terhadap sistem ERP juga memengaruhi bagaimana manfaat sistem dirasakan dalam pekerjaan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam mengoptimalkan implementasi ERP serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait penggunaan ERP pada perusahaan skala kecil dan menengah.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NON FINANSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DI SOLO RAYA Anisa’ Nurhasanah; Ahmad Zaki Ghozali; Winda Larasati; Diajeng Intan Febiana,; Faris Adi Sasono; Muhammad Yusuf Ariyadi
Jurnal Ekbis (Ekonomi & Bisnis) Vol 14 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/ekbis.v14i1.2963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi finansial dan kompensasi non-finansial terhadap motivasi kerja karyawan pada perusahaan di kawasan Solo Raya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran sumber daya manusia dalam menentukan keberhasilan organisasi, serta kebutuhan perusahaan untuk mengelola sistem kompensasi secara efektif guna meningkatkan motivasi kerja. Kajian ini juga berupaya mengidentifikasi jenis kompensasi yang lebih dominan dalam mendorong motivasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada karyawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator kompensasi finansial, kompensasi non-finansial, dan motivasi kerja. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLSSEM) untuk menguji hubungan antar variabel serta melihat kontribusi masing-masing variabel terhadap motivasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kompensasi finansial maupun kompensasi non-finansial memiliki pengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan. Namun demikian, kompensasi non-finansial terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kompensasi finansial. Faktor-faktor seperti pengakuan atas prestasi, lingkungan kerja yang kondusif, hubungan kerja yang baik, serta kesempatan pengembangan diri menjadi elemen penting dalam meningkatkan motivasi kerja secara berkelanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan perlu menerapkan kebijakan kompensasi yang seimbang antara aspek finansial dan non-finansial. Pendekatan yang komprehensif dalam pengelolaan kompensasi diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja, produktivitas, serta keberlangsungan kinerja organisasi dalam jangka panjang. Kata kunci : Kompensasi finansial, kompensasi non finansial, motivasi kerja, PLS-SEM, Solo Raya.