Siti Zulaikho Salsabila
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran Di Pondok Pemasaran Sabilillah Kayuagung Siti Zulaikho Salsabila; Nazaruddin Nazaruddin; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9313

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan, pesantren dituntut mampu menerapkan strategi pemasaran yang efektif agar tetap diminati masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pimpinan pesantren, tenaga pendidik, pengelola, dan wali santri. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung dilakukan melalui penerapan bauran pemasaran pendidikan yang meliputi produk pendidikan, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses pelayanan pendidikan, dan bukti fisik. Strategi promosi dilakukan melalui media sosial, komunikasi dari mulut ke mulut, kegiatan keagamaan, serta keterlibatan alumni dan masyarakat sekitar. Faktor pendukung strategi pemasaran meliputi kualitas pendidikan keagamaan, lingkungan pesantren yang religius, dukungan masyarakat, serta peran aktif pimpinan pesantren. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, persaingan dengan lembaga pendidikan modern, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang terencana dan berbasis nilai-nilai Islam mampu meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap pondok pesantren.