Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Education Marketing Strategy in Al-Amalul Khair Palembang Islamic Junior High School Febriyanti Febriyanti; Rinovian Rais; Iswahyu Pranawukir; Wira Alvio; Ivan Riyadi
Irfani Vol. 18 No. 1 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i1.2665

Abstract

This study aims to find out about the education marketing strategy carried out by the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School, as well as the factors that influence the education marketing strategy at the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School. This research method is in the form of qualitative descriptive, data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The key informant in this study was the principal, and the supporting informants were educators, education staff, students, and the community around the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School. The results of this study indicate that the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School has implemented a fairly good educational marketing strategy, several programs and services are offered and can attract public interest and taste, the promotional activities carried out by the school are quite good and a special team has been formed to promote education. Promotional activities carried out by schools include placing banners, distributing brochures, placing advertisements, and outreach to other schools. There is something unique about the promotion at Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School, namely "picking up the ball", in which the school gives a brochure to each student and students distribute it to their respective addresses, if the student succeeds in bringing in a new student, the student will be given a prize. from school.
KISAH-KISAH SOSOK HANTU BELANDA DI MASA KOLONIAL DALAM TINJAUAN SEJARAH DAN ISLAM Ryzky Yan Deriza; Wira Alvio; Arafah Pramasto
Jurnal Studi Islam Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v11i2.3354

Abstract

Ghost stories are an example of Urban Legend which is popular in Indonesia. Some of circulating stories are the ghost figures of the Dutch people in a number of areas. This research uses historical research methods through its stages, namely heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The formulation of the problem that will be answered is : How is the historical and Islamic theological views of the ghost stories of the Dutch figure?. This research proves that these stories are residues that remain in the communal memory of the Dutch colonial era. Mr. Ruud “the filthy ghost” in Lawang Sewu stems from the phenomenon of concubinage which is considered morally flawed between European men and non-European women (especially the natives). The ghost stories of Dutch painters and ‘noni’ (lit. ‘Young Girl) at the Kuntskring Building Jakarta are nostalgia for the architectural splendor of colonial heritage. Meanwhile, the ghost of Noni Elisse Rikkar van Eindhoven in Palembang, who liked to seduced and then harmed men, is a critique of gender and racial tendencies towards a free lifestyle among Dutch women. Islam as the religion that is predominantly embraced by the Indonesian people agrees that there are supernatural beings that interfere with humans, namely ‘Jinns’ with the ability to fly, disappear, and resemble humans (except for the Prophet Muhammad), but not because of the ‘Ruh’ or human spirit that has died, because ‘Ruh’ is the business of Allah, however humans have little knowledge about this.Key words: Urban Legend, Dutch Ghost, Colonial, Jin Abstrak: Kisah-kisah hantu merupakan sebuah contoh Legenda Urban yang populer di Indonesia. Beberapa kisah yang beredar adalah sosok-sosok hantu orang Belanda di sejumlah daerah. Riset ini memakai metode penelitian sejarah melalui tahap-tahapnya yakni heuristik, kritik, interpretasi, dan Penyajian (historiografi). Rumusan masalah yang akan dijawab ialah bagaimana tinjauan historis dan teologis keislaman terhadap kisah-kisah hantu sosok orang Belanda tersebut ?. Penelitian ini membuktikan bahwa kisah-kisah itu merupakan residu yang membekas dalam memori komunal mengenai era Kolonial Belanda. Hantu Mr. Ruud yang bejat di Lawang Sewu berakar dari fenomena pergundikan yang dianggap cacat moral antara lelaki Eropa dan wanita Non-Eropa (utamanya kaum pribumi). Cerita hantu para pelukis dan Noni-noni Belanda di Gedung Kuntskring Jakarta ialah nostalgia kemegahan arsitektur warisan kolonial. Sedangkan hantu Noni Elisse Rikkar van Eindhoven di Palembang yang senang menggoda dan mencelakakan laki-laki, merupakan kritik bertendensi gender dan rasial terhadap gaya hidup bebas di kalangan perempuan Belanda. Islam sebagai agama yang mayoritas dipeluk masyarakat Indonesia menyepakati bahwa terdapat makhluk gaib yang mengganggu manusia yakni Jin dengan kemampuan terbang, menghilang, dan menyerupai manusia (terkecuali Rasulullah Saw.), namun bukan disebabkan ruh manusia yang sudah wafat karena hal itu adalah urusan Allah dan manusia hanya memiliki pengetahuan sedikit tentang hal ini. Kata kunci: Legenda Urban, Hantu Belanda, Kolonial, Jin
Education Marketing Strategy in Al-Amalul Khair Palembang Islamic Junior High School Febriyanti Febriyanti; Rinovian Rais; Iswahyu Pranawukir; Wira Alvio; Ivan Riyadi
Irfani (e-Journal) Vol. 18 No. 1 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i1.2665

Abstract

This study aims to find out about the education marketing strategy carried out by the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School, as well as the factors that influence the education marketing strategy at the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School. This research method is in the form of qualitative descriptive, data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The key informant in this study was the principal, and the supporting informants were educators, education staff, students, and the community around the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School. The results of this study indicate that the Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School has implemented a fairly good educational marketing strategy, several programs and services are offered and can attract public interest and taste, the promotional activities carried out by the school are quite good and a special team has been formed to promote education. Promotional activities carried out by schools include placing banners, distributing brochures, placing advertisements, and outreach to other schools. There is something unique about the promotion at Al-Amlaul Khair Islamic Junior High School, namely "picking up the ball", in which the school gives a brochure to each student and students distribute it to their respective addresses, if the student succeeds in bringing in a new student, the student will be given a prize. from school.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Membekali Keterampilan Siap Kerja Pada Siswa SMK Negeri 1 Benakat Kabupaten Muara Enim Rina Juliana; Choirun Niswah; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9242

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di dunia kerja. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai lembaga pendidikan vokasi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga kemampuan nonteknis (soft skill) yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dalam konteks tersebut, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam merancang dan melaksanakan berbagai program untuk membekali siswa dengan keterampilan siap kerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi kepala sekolah dalam membekali keterampilan siap kerja pada siswa SMK Negeri 1 Benakat Kabupaten Muara Enim serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui analisis kebutuhan dunia kerja, penguatan pembelajaran berbasis praktik, pelaksanaan praktik kerja industri (prakerin), peningkatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, pembinaan hard skill dan soft skill siswa, serta peningkatan kompetensi guru. Kepala sekolah menerapkan strategi melalui pengarahan, koordinasi, evaluasi, dan pengawasan terhadap program pembelajaran vokasi. Faktor pendukung strategi kepala sekolah meliputi kepemimpinan yang visioner, kerja sama dengan dunia industri, kompetensi guru, serta dukungan fasilitas sekolah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas praktik, keterbatasan anggaran, perbedaan kurikulum dengan kebutuhan industri, serta rendahnya motivasi sebagian siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa melalui pengembangan hard skill dan soft skill secara terpadu sehingga lulusan memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi dunia kerja secara profesional.
Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang Nuraini Nuraini; Nazaruddin Nazaruddin; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9284

Abstract

Administrasi kesiswaan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkaitan langsung dengan pengelolaan peserta didik sejak penerimaan hingga kelulusan. Pelaksanaan administrasi kesiswaan yang baik dapat membantu terciptanya proses pendidikan yang tertib, efektif, dan efisien. Namun dalam praktiknya, masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di sekolah, seperti keterbatasan tenaga administrasi, sistem pengarsipan yang belum optimal, serta pemanfaatan teknologi yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga tata usaha, dan guru yang terlibat dalam administrasi kesiswaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang telah berjalan cukup baik melalui kegiatan penerimaan peserta didik baru, pencatatan data siswa, pengarsipan dokumen siswa, pencatatan kehadiran, pengelolaan mutasi siswa, dan penyusunan laporan perkembangan siswa. Namun demikian, pelaksanaan administrasi kesiswaan belum sepenuhnya optimal karena sebagian besar pengelolaan administrasi masih dilakukan secara manual. Selain itu, jumlah tenaga administrasi yang terbatas menyebabkan beberapa pekerjaan administrasi dilakukan secara bersamaan sehingga mempengaruhi efektivitas pelayanan administrasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan meliputi adanya kerja sama antar tenaga kependidikan, dukungan kepala sekolah, serta tersedianya sarana administrasi dasar. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan tenaga administrasi, sistem pengarsipan yang belum tertata optimal, dan terbatasnya pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi kesiswaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, pengelolaan arsip, dan pemanfaatan teknologi agar pelayanan administrasi menjadi lebih efektif dan efisien.
Strategi Pemasaran Di Pondok Pemasaran Sabilillah Kayuagung Siti Zulaikho Salsabila; Nazaruddin Nazaruddin; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9313

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan, pesantren dituntut mampu menerapkan strategi pemasaran yang efektif agar tetap diminati masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pimpinan pesantren, tenaga pendidik, pengelola, dan wali santri. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung dilakukan melalui penerapan bauran pemasaran pendidikan yang meliputi produk pendidikan, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses pelayanan pendidikan, dan bukti fisik. Strategi promosi dilakukan melalui media sosial, komunikasi dari mulut ke mulut, kegiatan keagamaan, serta keterlibatan alumni dan masyarakat sekitar. Faktor pendukung strategi pemasaran meliputi kualitas pendidikan keagamaan, lingkungan pesantren yang religius, dukungan masyarakat, serta peran aktif pimpinan pesantren. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, persaingan dengan lembaga pendidikan modern, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang terencana dan berbasis nilai-nilai Islam mampu meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap pondok pesantren.
Strategi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SD IT Fathona Pakjo Novia Audina; Nyimas Atika; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9568

Abstract

Skripsi ini berjudul “Strategi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SD IT Fathona Pakjo”. Sumber daya manusia yang baik merupakan kunci utama kemajuan dan kesuksesan bangsa. Sumber daya yang baik tentu memiliki karakter yang baik, termasuk karakter religius, karena karakter yang baik akan berdampak kepada sikap, sifat, perilaku, pemikiran, perkataan dan pandangan seseorang. Pendidikan sangat berperan penting dalam proses pembentukan karakter religius siswa, termasuk Sekolah Dasar (SD), karena pendidikan karakter harus diajarkan dan ditanamkan kepada anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Fathona Pakjo serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat strategi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Fathona Pakjo. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian bahwa strategi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Fathona Pakjo sudah dijalankan dengan baik sesuai strategi yang telah direncanakan, dapat dilihat dengan adanya beberapa kegiatan religius yang dibuat wakil kesiswaan yaitu penerapan nilai 5S, (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), murajaah sebelum pembelajaran dimulai, shalat zuhur berjamaah, shalat duha berjamaah dan yasinan bersama. Adapun faktor pendukungnya yaitu adanya dukungan dari kepala sekolah dan adanya dukungan dari para guru. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran peserta didik dan pengaruh negatif lingkungan peserta didik.
Kualitas Pelayanan Administrasi Kesiswaan Di SMP Negeri 57 Palembang Dini Marega; Kris Setyaningsih; Wira Alvio
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.893

Abstract

Pelayanan administrasi kesiswaan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan karena berhubungan langsung dengan kebutuhan peserta didik selama menempuh pendidikan di sekolah. Pelayanan administrasi yang berkualitas dapat mendukung kelancaran kegiatan pendidikan serta meningkatkan kepuasan siswa terhadap layanan yang diberikan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 57 Palembang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan penelitian yang terdiri atas kepala tata usaha, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 57 Palembang telah berjalan cukup baik berdasarkan indikator keandalan (reliability), komunikasi (communication), ketanggapan (responsiveness), dan empati (empathy). Faktor pendukung kualitas pelayanan meliputi sumber daya manusia yang kompeten serta staf administrasi yang terampil, ramah, dan memahami prosedur pelayanan. Adapun faktor penghambat yang ditemukan yaitu kurangnya tenaga administrasi, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kendala teknis yang memengaruhi kelancaran pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung agar kualitas pelayanan administrasi kesiswaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.