Nazaruddin Nazaruddin
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang Nuraini Nuraini; Nazaruddin Nazaruddin; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9284

Abstract

Administrasi kesiswaan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkaitan langsung dengan pengelolaan peserta didik sejak penerimaan hingga kelulusan. Pelaksanaan administrasi kesiswaan yang baik dapat membantu terciptanya proses pendidikan yang tertib, efektif, dan efisien. Namun dalam praktiknya, masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di sekolah, seperti keterbatasan tenaga administrasi, sistem pengarsipan yang belum optimal, serta pemanfaatan teknologi yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga tata usaha, dan guru yang terlibat dalam administrasi kesiswaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang telah berjalan cukup baik melalui kegiatan penerimaan peserta didik baru, pencatatan data siswa, pengarsipan dokumen siswa, pencatatan kehadiran, pengelolaan mutasi siswa, dan penyusunan laporan perkembangan siswa. Namun demikian, pelaksanaan administrasi kesiswaan belum sepenuhnya optimal karena sebagian besar pengelolaan administrasi masih dilakukan secara manual. Selain itu, jumlah tenaga administrasi yang terbatas menyebabkan beberapa pekerjaan administrasi dilakukan secara bersamaan sehingga mempengaruhi efektivitas pelayanan administrasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan meliputi adanya kerja sama antar tenaga kependidikan, dukungan kepala sekolah, serta tersedianya sarana administrasi dasar. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan tenaga administrasi, sistem pengarsipan yang belum tertata optimal, dan terbatasnya pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi kesiswaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, pengelolaan arsip, dan pemanfaatan teknologi agar pelayanan administrasi menjadi lebih efektif dan efisien.
Strategi Pemasaran Di Pondok Pemasaran Sabilillah Kayuagung Siti Zulaikho Salsabila; Nazaruddin Nazaruddin; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9313

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan, pesantren dituntut mampu menerapkan strategi pemasaran yang efektif agar tetap diminati masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pimpinan pesantren, tenaga pendidik, pengelola, dan wali santri. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung dilakukan melalui penerapan bauran pemasaran pendidikan yang meliputi produk pendidikan, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses pelayanan pendidikan, dan bukti fisik. Strategi promosi dilakukan melalui media sosial, komunikasi dari mulut ke mulut, kegiatan keagamaan, serta keterlibatan alumni dan masyarakat sekitar. Faktor pendukung strategi pemasaran meliputi kualitas pendidikan keagamaan, lingkungan pesantren yang religius, dukungan masyarakat, serta peran aktif pimpinan pesantren. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, persaingan dengan lembaga pendidikan modern, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang terencana dan berbasis nilai-nilai Islam mampu meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap pondok pesantren.