Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Workload Dan Turnover Intention Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada My Lova Sawah Lebar Kota Bengkulu) Anggun Citra Lestari; Fauzan Fauzan; Janusi Waliamin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload dan turnover intention terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada My Lova Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan My Lova Sawah Lebar yang berjumlah 61 orang, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sensus) sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) yang diolah dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,219; p = 0,046) dan kepuasan kerja (β = 0,413; p = 0,002). Turnover intention juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,329; p = 0,011) dan kepuasan kerja (β = 0,547; p = 0,000). Selain itu, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,432; p = 0,001). Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi secara parsial pengaruh workload terhadap kinerja karyawan (β = 0,178; p = 0,027) dan pengaruh turnover intention terhadap kinerja karyawan (β = 0,236; p = 0,012). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 90,6% variasi kinerja karyawan dan 87,9% variasi kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional, penurunan turnover intention, dan peningkatan kepuasan kerja merupakan strategi kunci dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Etika Kerja, Komitmen Organisasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Hotel Splash Kota Bengkulu Nathania Amelinda; Janusi Waliamin; Fauzan Fauzan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.912

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis sejauh mana etika kerja, komitmen organisasi, dan budaya organisasi memberikan pengaruh baik secara parsial maupun simultan terhadap produktivitas kerja karyawan Hotel Splash Kota Bengkulu. Pendekatan yang diterapkan adalah metode kuantitatif berbasis survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 33 karyawan Hotel Splash yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh (census sampling). Pengolahan data dilaksanakan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara parsial, etika kerja tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dengan nilai T-statistik 0,396 dan p-value 0,692. Sebaliknya, komitmen organisasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, dengan T-statistik 2,260 dan p-value 0,024, sekaligus menjadi variabel paling dominan berdasarkan nilai ukuran efek (f²) sebesar 0,470. Budaya organisasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara parsial, dengan T-statistik 1,190 dan p-value 0,234. Secara simultan, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan Hotel Splash Kota Bengkulu, sebagaimana tercermin dari nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,972 atau 97,2%, yang termasuk dalam kategori substansial.