Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload dan turnover intention terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada My Lova Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan My Lova Sawah Lebar yang berjumlah 61 orang, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (sensus) sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) yang diolah dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,219; p = 0,046) dan kepuasan kerja (β = 0,413; p = 0,002). Turnover intention juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,329; p = 0,011) dan kepuasan kerja (β = 0,547; p = 0,000). Selain itu, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,432; p = 0,001). Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi secara parsial pengaruh workload terhadap kinerja karyawan (β = 0,178; p = 0,027) dan pengaruh turnover intention terhadap kinerja karyawan (β = 0,236; p = 0,012). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 90,6% variasi kinerja karyawan dan 87,9% variasi kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional, penurunan turnover intention, dan peningkatan kepuasan kerja merupakan strategi kunci dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.