Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insentif, beban kerja, dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja karyawan pada PT SBS (Sinar Bengkulu Selatan), yaitu sebuah perusahaan pengolahan kelapa sawit yang berlokasi di Desa Nanjungan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat penelitian explanatory. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 136 karyawan menggunakan teknik total sampling, dengan kriteria responden yaitu karyawan yang telah bekerja minimal satu tahun dan berusia 20–50 tahun. Instrumen pengukuran menggunakan skala Likert lima poin, dan seluruh butir pernyataan dinyatakan valid (r-hitung > 0,168) dan reliabel (Alpha Cronbach > 0,6). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, insentif (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 0,909; sig = 0,365), sedangkan beban kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,248; sig = 0,001), dan K3 (X3) berpengaruh positif dan signifikan (t = 6,732; sig < 0,001). Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F = 110,554; sig < 0,001). Koefisien korelasi berganda (R = 0,846) menunjukkan hubungan yang sangat kuat, dan koefisien determinasi berganda (Adjusted R² = 0,709) menunjukkan bahwa 70,9% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 29,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.