Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Stres pada Ibu Rumah Tangga Mardliyya Ahmad; Adhwa Amala Aulia
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami faktor-faktor yang memengaruhi stres pada ibu rumah tangga yang tidak bekerja dan memiliki anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terstruktur terhadap tiga ibu rumah tangga berusia 23–52 tahun yang mengalami stres dalam menjalankan peran domestik. Setiap partisipan diwawancarai dalam empat kali pertemuan yang mencakup tahap membangun rapport, penggalian data, serta verifikasi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres pada ibu rumah tangga dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu beban pekerjaan rumah tangga yang monoton dan berulang, kurangnya dukungan serta apresiasi dari suami, tekanan sosial dari lingkungan, dan karakteristik kepribadian individu. Ketiga partisipan mengungkapkan bahwa tugas rumah tangga yang terus-menerus, seperti mencuci, menyetrika, dan mengasuh anak, menimbulkan kejenuhan serta kelelahan fisik dan emosional. Selain itu, kurangnya dukungan emosional dari pasangan memperburuk kondisi stres yang dialami. Faktor kepribadian, seperti sifat sensitif, mudah cemas, dan kecenderungan berpikir berlebihan, turut meningkatkan kerentanan terhadap stres. Sebaliknya, dukungan sosial yang memadai dari suami dan keluarga terbukti membantu mengurangi tekanan psikologis dan meningkatkan kemampuan coping. Strategi yang digunakan partisipan untuk mengatasi stres meliputi bersantai, berkumpul dengan teman, menonton film, serta bermain bersama anak. Temuan ini sejalan dengan teori stres Lazarus dan Folkman yang menekankan bahwa stres muncul ketika tuntutan lingkungan dipersepsikan melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya. Dukungan sosial berperan penting sebagai faktor protektif dalam mengurangi stres pada ibu rumah tangga.
Memperkuat Karakter Profesional, Santun, Dan Amanah Pada Anggota Organisasi X Adhwa Amala Aulia; Mardliyya Ahmad
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun karakter profesional, santun, dan amanah pada anggota Organisasi X melalui pendekatan experiential learning. Subjek kegiatan adalah 20 anggota Organisasi X dipilih secara total sampling. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan interaktif melalui empat tahapan: psikoedukasi, games character building (Breaking News Challenge dan Kursi Narasumber), blind spot session berbasis Johari Window, serta refleksi diri dan komitmen perubahan. Data dikumpulkan melalui observasi, lembar refleksi, dan umpan balik antar peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai profesionalisme, kesantunan, dan amanah; peningkatan kemampuan koordinasi dan komunikasi tim; serta meningkatnya self-awareness melalui proses umpan balik antar peserta. Seluruh peserta (100%) berhasil menyusun komitmen perubahan perilaku secara tertulis. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan experiential learning efektif dalam memfasilitasi pembentukan karakter organisasi. Temuan ini merekomendasikan penerapan model serupa secara berkala pada unit kegiatan mahasiswa lainnya sebagai kontribusi pada pengembangan karakter sumber daya manusia di lingkungan kemahasiswaan.