Riny Yolandha Parapat
Institut Teknolgi Nasional Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia Menggunakan Metode HIRARC Salafudin Salafudin; Ngainul khadarahmah; Silfi Ama Della; Riny Yolandha Parapat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10132

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia di salah satu universitas di Bandung menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi terhadap 20 aktivitas/kondisi praktikum yang mencakup penggunaan alat, proses pemanasan, penanganan bahan kimia, perilaku praktikan, dan kondisi fasilitas laboratorium. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa 13 aktivitas berada pada kategori low risk (nilai 1–4) dan 7 aktivitas berada pada kategori medium risk (nilai 5–9), dengan nilai risiko tertinggi pada pemanasan cawan porselen (L=3, S=3, Risk=M) dan pecahnya alat gelas (L=3, S=2, Risk=M). Tidak ditemukan risiko high risk maupun extreme risk. Sebagai kebaruan, penelitian ini secara khusus mengidentifikasi potensi bahaya minor yang sering diabaikan, seperti kondisi sudut meja rusak, area wastafel lembap, dan stop kontak dekat area cairan. Pengendalian risiko mencakup penggunaan APD, penerapan SOP, penyediaan fasilitas tanggap darurat, serta perbaikan fasilitas laboratorium. Metode HIRARC terbukti efektif sebagai alat sistematis untuk identifikasi bahaya dan penentuan prioritas pengendalian risiko di laboratorium pendidikan.
Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Lingkungan Industri yang Bergerak di Bidang Pembuatan Alat Kesehatan Ronny Kurniawan; Adhystie Rizkya Nabil Alamanda; Bani Putri Bayyanu; Riny Yolandha Parapat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10171

Abstract

Industri manufaktur alat kesehatan memiliki peranan penting dalam menghasilkan produk medis yang mendukung pelayanan kesehatan. Dalam proses produksinya, aktivitas kerja melibatkan penggunaan mesin, alat produksi, serta interaksi pekerja dengan lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan kerja. Oleh karena itu, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Kegiatan kunjungan industri ini dilakukan pada industri yang bergerak di bidang pembuatan alat kesehatan, yang memiliki proses produksi dengan standar kualitas dan keamanan tinggi untuk menghasilkan produk medis yang aman digunakan. Permasalahan yang dikaji meliputi penerapan K3, potensi bahaya kerja, dan upaya pengendalian risiko di lingkungan industri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memahami implementasi K3 serta mengidentifikasi potensi risiko kerja pada proses produksi. Metode yang digunakan berupa observasi langsung, penyampaian materi oleh pihak industri, diskusi, dan dokumentasi selama kunjungan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan K3 dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan standard operating procedure (SOP), pengawasan area kerja, serta penyediaan fasilitas keselamatan kerja. Potensi bahaya yang ditemukan meliputi risiko fisik akibat penggunaan mesin, risiko ergonomi dari aktivitas kerja berulang, dan kemungkinan kecelakaan kerja akibat ketidaksesuaian prosedur kerja. Dengan demikian, penerapan K3 pada industri pembuatan alat kesehatan telah menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan pekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efektif.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Unit Boiler dan Steam Menggunakan Metode HIRADC di Industri Farmasi Ronny Kurniawan; Alifah Nurfauziyyah; Nayla Rachma Mutia; Riny Yolandha Parapat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada unit Boiler dan Steam di salah satu industri farmasi menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta studi dokumen perusahaan. Sebanyak 22 aktivitas kerja berhasil diidentifikasi dan dianalisis untuk menentukan potensi bahaya, tingkat risiko, dan tindakan pengendalian yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya pada aktivitas operasional unit Boiler dan Steam yang meliputi bahaya fisik, kimia, mekanik, listrik, ergonomi, lingkungan, dan psikologis. Bahaya fisik menjadi kategori yang paling dominan karena berkaitan dengan paparan temperatur tinggi, sistem bertekanan, dan kebisingan selama operasional boiler. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi (Moderate dan High Risk), sedangkan aktivitas unloading bahan bakar memiliki tingkat risiko tertinggi (Extreme Risk) karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang dapat menyebabkan cedera serius dan kerugian material. Upaya pengendalian risiko yang diterapkan meliputi pengendalian teknis, administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Pengendalian tersebut antara lain berupa pemasangan safety valve, alarm, penerapan prosedur operasi standar (SOP), sistem izin kerja (permit to work), prosedur Lock Out Tag Out (LOTO), serta penggunaan APD sesuai dengan potensi bahaya yang dihadapi pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode HIRADC efektif digunakan untuk mengidentifikasi bahaya secara sistematis, menilai tingkat risiko, serta menentukan tindakan pengendalian yang sesuai guna mendukung penerapan K3 pada unit Boiler dan Steam di industri farmasi.