Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isu-Isu Kontemporer Konservasi Alam dalam Tafsir Al-Qur’an Pendekatan Riwayat dan Dirayat Oscar Wardhana Windro Saputro; Fajar Alfaris; Muhammad Raflie Al-Fath
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10255

Abstract

Berbagai persoalan lingkungan seperti pemanasan global, pencemaran, deforestasi, eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, dan krisis ekologis lainnya menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis dan ekologis, tetapi juga berhubungan dengan perilaku manusia serta melemahnya kesadaran spiritual dalam memandang alam sebagai amanah dari Allah Ta‘ala. Penelitian ini bertujuan untuk menghimpun dan menginferensi prinsip konservasi alam dalam perspektif tafsir Al-Qur’an berdasarkan penafsiran secara riwayat dan dirayat. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data penelitian meliputi kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer yang membahas hubungan manusia dengan alam serta amanah manusia dalam menjaga bumi. Selain itu, artikel, jurnal, dan karya ilmiah lain juga digunakan sebagai sumber pendukung dan bahan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap pelestarian alam melalui larangan melakukan kerusakan (fasād), larangan berlebih-lebihan (isrāf dan tabdzīr), penegasan tugas manusia sebagai khalifah di bumi, anjuran menjaga keberlangsungan lingkungan, serta penguatan nilai tauhid sebagai landasan dalam memandang dan memperlakukan alam. Penafsiran para mufassir secara riwayat dan dirayat menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya dipahami sebagai persoalan ekologis, tetapi juga berkaitan dengan kerusakan moral dan spiritual manusia akibat penyimpangan dari petunjuk Allah. Dengan demikian, konservasi alam dalam perspektif tafsir Al-Qur’an mencakup aspek teologis, moral, sosial, dan ekologis sekaligus.