Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK UNTUK BUDIDAYA PERTANIAN DI LOMBOK TENGAH Dwi Noorma Putri; Aluh Nikmatullah; Baiq Yulvia Elsadewi Yuniartati; Afifah Farida Jufri; Idatul Fitri Danasari; Fazila Sail
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39841

Abstract

ABSTRAKDesa Segala Anyar terletak di Kecamatan Pujut dan menjadi salah satu Desa Penyangga di Kawasan Ekonomi Khusus The Mandalika. Sebagian besar  masyarakatnya bekerja pada sektor pertanian dan peternakan. Kandamg ternak terutama sapi belum dikelola dengan baik sehingga menyebabkan tumpukan limbah kotoran yang berpotensi mencemari lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tim Pengabdian Fakultas Pertanian Unram bermaksud  mengedukasi kelompok mitra berupa Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kelompok masyarakat di Segala Anyar untuk mengubah limbah kotoran ternak sapi menjadi pupuk kandang. Mitra pada kegiatan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari Kelompok Masyarakat Sadar Iklim  dan Kelompok Wanita Tani. Pengabdian ini melalui tiga tahapan, tahapan awal adalah survei lapangan untuk mengidentifikasi potensi dan kondisi kandang, tahap kedua sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kandang sapi,dan tahap terakhir adalah aplikasi PK untuk campuran media tanam dalam praktik microfarming di desa Segala Anyar. Evaluasi kegiatan diukur dari keberhasilan membuat pupuk kandang (PK) sampai siap pakai dan digunakan untuk kegiatan microfarming. Kegiatan ini mendapat respon positif dari mitra yang terlihat dari keaktifan mereka dalam melaksanakan kegiatan pengabdian. Masyarakat berhasil membuat pupuk kandang dan berhasil mengaplikasikan PK tersebut sebagai media tanam dalam kegiatan microfarming.  Selain itu masyarakat berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan pembuatan pupuk kandang sehingga potensi penumpukan limbah kotoran dapat dikurangi.Kata kunci: Pupuk Kandang Sapi; Pertanian Terintegrasi; Segala Anyar. ABSTRACTSegala Anyar Village is located in Pujut Subdistrict and serves as one of the supporting villages within the Mandalika Special Economic Zone. Most of its residents work in the agriculture and livestock sectors. Livestock pens, particularly those for cattle, are not yet properly managed, leading to piles of manure waste that pose a potential threat to the environment and public health. The Community Service Team from the Faculty of Agriculture at Unram aims to educate partner groups ekspecifically the Women Farmers’ Group and community groups in Segala Anyar on converting cattle manure into compost. The partners for this initiative consist of 25 individuals from the Climate-Aware Community Group and the Women Farmers’ Group. This community service project consists of three stages: the initial stage involves a field survey to identify the potential and conditions of the barns; the second stage involves outreach and training on the production of cattle manure fertilizer; and the final stage involves the application of the manure fertilizer as a growing medium in microfarming practices in the village of Segala Anyar. The success of the activity is measured by the successful production of cattle manure fertilizer ready for use in microfarming activities.Keywords: Integrated Farming; Cow Manure; Segala Anyar.