Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PROMOSI DAN PENJUALAN PADA REMAJA KOTA MATARAM DALAM RANGKA PENINGKATAN PARTISIPASI DAN MINAT REMAJA TERHADAP BATIK MOTIF WAYANG Rini Anggriani; Dian Syafitri Chani Saputri; Khasnur Hidjah; Irwan Cahyadi; Raden Bagus Faisal Irani; Bq. Candra Herawati
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39886

Abstract

ABSTRAKBatik bermotif wayang merupakan salah satu warisan budaya lokal Nusa Tenggara Barat yang memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi, namun pemanfaatannya sebagai produk komersial oleh generasi muda masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan remaja Kota Mataram dalam mempromosikan dan menjual batik motif wayang melalui pelatihan berbasis digital marketing dan kewirausahaan dalam rangka meningkatkan partisipasi dan minat remaja terhadap batik motif wayang di Wilayah Mataram. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan praktik langsung, meliputi pengenalan nilai budaya motif wayang, teknik fotografi produk, pembuatan konten promosi di media sosial (Instagram dan TikTok), pemanfaatan marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop), serta strategi penjualan. Peserta kegiatan adalah 30 remaja Kota Mataram berusia 16-25 tahun yang tergabung dalam komunitas pemuda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang batik wayang, kemampuan membuat konten promosi digital, kepemilikan akun marketplace aktif, serta kepercayaan diri dalam berjualan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan ekonomi generasi muda melalui pendekatan kewirausahaan digital.Kata kunci: Batik Motif Wayang; Digital Marketing; Kewirausahaan Remaja; Pelatihan Penjualan; Promosi Produk Lokal. ABSTRACTWayang-motif batik is one of the local cultural heritages of West Nusa Tenggara with high artistic and economic value, yet its commercial utilization by young people remains very limited. This community service activity aims to improve the ability of youth in Mataram City to promote and sell wayang-motif batik through digital marketing and entrepreneurship-based training in order to increase the participation and interest of teenagers in wayang motif batik in the Mataram region. The methods used include participatory training with a hands-on approach, covering the introduction of wayang motif cultural values, product photography techniques, creation of promotional content on social media (Instagram and TikTok), use of marketplaces (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop), and sales strategies. Participants were 30 youth aged 16-25 years from local youth communities in Mataram. The results showed significant improvements in participants' knowledge of wayang batik, ability to create digital promotional content, ownership of active marketplace accounts, and confidence in selling. This activity makes a real contribution to local cultural preservation while empowering youth economically through a digital entrepreneurship approach.Keywords: Digital Marketing; Local Product Promotion; Sales Training; Wayang Motif Batik; Youth Entrepreneurship.