Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Mesin Kemas OMAS GE-2 Line 5 Guna Meningkatkan Kinerja Mesin Dengan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Andik Nur Setiawan; Gusman Simon; Ghina Farhah Azizah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1831

Abstract

Downtime pada mesin packaging dapat menyebabkan penurunan efektivitas produksi dan tidak tercapainya target output perusahaan. Kondisi tersebut terjadi pada mesin kemas Omas GE-2 Line 5 PT Kalbe Farma yang mengalami peningkatan downtime breakdown pada periode Februari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses serta menentukan usulan perbaikan untuk meningkatkan performa mesin produksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif berdasarkan data produksi periode Desember 2024 hingga Februari 2025. Hasil penelitian menunjukkan nilai Availability Rate sebesar 82%, Performance Rate sebesar 93%, dan Quality Rate sebesar 100%, sehingga diperoleh nilai OEE sebesar 76% dan masih berada di bawah standar world class OEE sebesar 85%. Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa breakdown losses menjadi faktor dominan dengan persentase sebesar 12,6%. Hasil fishbone diagram menunjukkan bahwa penyebab utama breakdown berasal dari belum optimalnya pemeriksaan bearing, ketidakstabilan output lem, dan belum adanya standarisasi parameter proses operasional mesin. Usulan perbaikan melalui preventive maintenance dan standarisasi proses operasional menunjukkan peningkatan nilai OEE menjadi 88%. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode OEE dan Six Big Losses efektif digunakan untuk meningkatkan efektivitas mesin produksi pada industri farmasi.
Penerapan Metode SMED dan DMAIC Untuk Mereduksi Waktu Changeover Pada Mesin Filling Otomatis No. 2 Novanda Eko Prasetiyo; Hana Silvia Dwi Putri; Ghina Farhah Azizah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1978

Abstract

PT. XYZ menghadapi permasalahan tingginya waktu changeover pada Mesin Filling Otomatis No. 2, khususnya pada pergantian produk dari warna putih ke warna transparan. Kondisi aktual menunjukkan waktu changeover mencapai 63 menit, sedangkan standar perusahaan adalah 30 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama keterlambatan changeover serta memberikan usulan perbaikan menggunakan metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) dan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, pengumpulan data waktu proses, serta analisis aktivitas internal dan eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab lamanya changeover adalah proses flushing, belum adanya standar kerja yang jelas, dan sistem satu line selang serta pompa untuk berbagai base produk. Usulan perbaikan dilakukan melalui konversi aktivitas internal menjadi eksternal, penerapan dual line selang, pembuatan OPL, serta control plan untuk menjaga keberlanjutan hasil perbaikan.