SALMAN
Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL – QUR’AN HADITS DI MADRASAH ALIYAH AL-HUDZAIFIYYAH KOLAKA SALMAN; HARTONO; Andi Nurul Aulia
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan metode Two Stay Two Stray (TSTS) di Madrasah Aliyah Swasta Al-Hudzaifiyyah Kolaka. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa metode pembelajaran konvensional seperti ceramah dan tanya jawab cenderung monoton, dengan rata-rata nilai kelas sebesar 65, jauh di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, dan tingkat ketuntasan klasikal hanya 20%. Penerapan model TSTS dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus I, meskipun terdapat peningkatan keterlibatan siswa, pembelajaran masih menghadapi kendala seperti durasi ceramah yang terlalu panjang dan kurang optimalnya bimbingan guru selama diskusi. Refleksi siklus I menghasilkan strategi perbaikan, seperti memperpendek durasi ceramah, meningkatkan pembimbingan, dan memotivasi siswa untuk lebih aktif. Siklus II menunjukkan hasil yang lebih baik, dengan rata-rata nilai mencapai 74 dan ketuntasan klasikal sebesar 70%. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat, masing-masing mencapai kategori "Amat Baik" dan "Baik". Model Two Stay Two Stray (TSTS) terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif, serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Meskipun demikian, beberapa siswa masih memerlukan pendekatan individual, optimalisasi diskusi kelompok, dan motivasi tambahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan dan menjadi solusi untuk mengatasi kejenuhan siswa terhadap pembelajaran yang monoton.