Hartono
Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Akidah Akhlak Berbasis Metode Visual, Auditory, Reading/Write And Khinesthetic (VARK) di Madrasah Ibtidaiyah Khusnul Fatima; Hartono; Nurhayati; Muhammad Iqbal
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Gambaran bahan ajar Aqidah Akhlak Kelas 1 yang digunakan pada saat ini, 2) Menghasilkan bahan ajar Aqidah Akhlak yang valid, 3) Menghasilkan bahan ajar Aqidah Akhlak yang praktis, dan 4) Menghasilkan bahan ajar yang Aqidah Akhlak yang efektif. Dengan prosedur penelitian model Borg and Gall, yang telah disederhanakan menjadi empat langkah yaitu terdiri dari tahap analisis kebutuhan, tahap mendesain, tahap pengembangan dan tahap uji coba produk. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar yang berupa buku teks Akidah Akhlak berbasis VARK dengan hasil uji validitas, diperoleh skor penilaian 92 dari skor maksimal 104 dengan tingkat persentase kevalidan 88,5%, dari validator pertama. Hasil ini diperoleh dari empat aspek penilaian yaitu isi, kebahasaan,penyajian, dan kegrafikan, dengan indikator penilaian sebanyak 26 butir pernyataan. Adapun hasil validasi dari validator kedua dengan skor perolehan 101 dari jumlah skor maksimal 104, dengan persentase tingkat kevalidan 96,2%, dengan nilai rata-rata penilaian adalah 96,5. Sehingga buku produk dinyatakan sangat valid. Selanjutnya uji kepraktisan dengan skor perolehan 71 dari skor maksimal 76 terhitung dari 19 butir pernyataan, dengan persentase tingkat kepraktisan adalah 93,5% yang diperoleh dari praktisi. Sedangkan hasil yang diperoleh dari uji kepraktisan peserta didik adalah skor 1.472 dari skor maksimal 1.620, persentase tingkat kepraktisan 91% dengan nilai rata-rata 90. Sehingga produk buku teks dinyatakan memenuhi kriteria kepraktisan. Terkhir hasil uji keefektifan, yang memperoleh hasil dari 22 peserta didik yang diberikan soal post tes, sebanyak 15 orang peserta didik memperoleh hasil yang sangat tinggi dengan persentase 69%, sedangkan 6 orang memperoleh nilai tinggi dengan persentase 27% , dan 1 diantaranya memperoleh nilai sedang dengan persentase 4%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PADA MATA PELAJARAN FIQH PESERTA DIDIK KELAS V  SDIT AL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA Susi Apryana; Muhammad Akbar; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by student learning outcomes where in the learning process students are less active and pay less attention to explanations from their teachers, and there are some students who don't like the subject, and there are some participants who are lazy about doing assignments. So this can affect learning outcomes. This research uses the Team Quiz type cooperative learning model.The formulation of the problem in this research is (1) How is the Team Quiz type cooperative learning model implemented in the Fiqh subject for class V students at SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka? (2) What are the learning outcomes of students in the Fiqh subject by implementing the Team Quiz type cooperative learning model for class V SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka?, The research method used includes the type of classroom action research (PTK) with a quantitative approach. The research subjects are class V students at SDIT Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. The research procedures carried out included four stages, namely: Planning, Implementation, Observation and Reflection, with data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation and tests. The research instruments used student and teacher observation sheets, interview sheets, test sheets and documentation sheets. The research results show that the application of the Team Quiz type cooperative learning model has an effect on improving student learning outcomes. The increase in student learning outcomes occurred due to the correct implementation of the Team Quiz type cooperative learning model. Where students learn in a small group consisting of three people and work together with each other. The application of the Team Quiz type cooperative learning model is able to foster enthusiasm for working together with group friends so that it can improve student learning outcomes. This is proven by the increase in student learning outcomes, where in the pre-cycle student achievement reached 33%, in cycle I the achievement of student learning outcomes was 56%, while in cycle II the achievement of student learning outcomes was 90%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL – QUR’AN HADITS DI MADRASAH ALIYAH AL-HUDZAIFIYYAH KOLAKA SALMAN; HARTONO; Andi Nurul Aulia
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan metode Two Stay Two Stray (TSTS) di Madrasah Aliyah Swasta Al-Hudzaifiyyah Kolaka. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa metode pembelajaran konvensional seperti ceramah dan tanya jawab cenderung monoton, dengan rata-rata nilai kelas sebesar 65, jauh di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, dan tingkat ketuntasan klasikal hanya 20%. Penerapan model TSTS dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus I, meskipun terdapat peningkatan keterlibatan siswa, pembelajaran masih menghadapi kendala seperti durasi ceramah yang terlalu panjang dan kurang optimalnya bimbingan guru selama diskusi. Refleksi siklus I menghasilkan strategi perbaikan, seperti memperpendek durasi ceramah, meningkatkan pembimbingan, dan memotivasi siswa untuk lebih aktif. Siklus II menunjukkan hasil yang lebih baik, dengan rata-rata nilai mencapai 74 dan ketuntasan klasikal sebesar 70%. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat, masing-masing mencapai kategori "Amat Baik" dan "Baik". Model Two Stay Two Stray (TSTS) terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif, serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Meskipun demikian, beberapa siswa masih memerlukan pendekatan individual, optimalisasi diskusi kelompok, dan motivasi tambahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan dan menjadi solusi untuk mengatasi kejenuhan siswa terhadap pembelajaran yang monoton.
STRATEGI GURU FIKIH DALA M MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTs  MIR’ATUL MUJAHID KAMPUNG BAJO Muhammad Aksal; Askari Zakaria; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fiqh teacher's strategy is a method used by teachers in improving student learning outcomes, especially at MTs Mir'atul Mujahid Kampung Bajo. The learning strategy here provides very significant results on student learning outcomes. The formulation of the problem is as follows: (1) What are the principles of the preparation of the fiqh teacher's strategic plan in improving the learning outcomes of students at MTs. Mir'atul Mujahid Kampung Bajo?, (2) How is the implementation of the fiqh teacher's strategy in improving the learning outcomes of students at MTs. Mir'atul Mujahid Kampung Bajo?, (3) What are the results of the implementation of the fiqh teacher's strategy on improving the learning outcomes of students at MTs. Mir'atul Mujahid Kampung Bajo?. This research uses a qualitative approach carried out at MTs Mir'atul Mujahid Kampung Bajo. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation and the source of the data are fiqh teachers and students at MTs Mir'atul Mujahid Kampung Bajo. The principles of preparing a learning strategy plan include three things that need to be considered, namely being oriented to learning objectives, considering the comparison of materials and time density, and considering classroom management methods by taking into account the number of students. Then there are three types of learning strategies used to improve student learning outcomes at MTs Mir'atul Mujahid Kmapung Bajo, namely expository learning strategies, Contextual Teaching and Learning learning strategies, and cooperative learning strategies. The implementation of the strategy is known to run significantly, so this shows that the learning process using the learning strategy runs effectively. It is also said that what supports the effectiveness of learning that occurs is the provision of motivation in the form of advice to students at the end of learning, the fiqh teacher believes that in addition to the application of learning strategies to improve learning outcomes, other opportunities that can be combined are by always giving advice to students, because this is based on fiqh subjects that are closely related to the practice of amaliyah in a student's life.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ICE BREAKING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MI AL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA Asrika; M Zakariah; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan ice breaking dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V MI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Ice breaking merupakan kegiatan yang dapat mengubah suasana kelas yang membosankan dan kaku menjadi lebih bersemangat, rileks, serta menyenangkan. Dengan ice breaking, suasana pembelajaran menjadi lebih aktif, antusias, dan serius namun santai, sehingga materi pelajaran lebih mudah dipahami oleh siswa. Ice breaking dalam Kegiatan ini berfungsi untuk membantu mengembalikan konsentrasi, semangat, dan antusiasme siswa melalui aktivitas sederhana seperti yel-yel, tepuk tangan, atau permainan. Penggunaan ice breaking harus singkat (maksimal 5 menit) dan disesuaikan dengan kondisi kelas. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dan penelitian lapangan untuk mengidentifikasi pengalaman siswa dan guru dalam penerapan ice breaking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam ice breaking seperti tebak kata, sambung kata, tepuk semangat, dan permainan sederhana mampu meningkatkan motivasi, fokus, serta mempererat hubungan antar siswa. Meskipun ada kendala dalam pengelolaan waktu dan perbedaan tingkat keaktifan siswa, solusi seperti pembatasan durasi dan aturan partisipasi bergiliran terbukti efektif mengatasi masalah tersebut. Secara keseluruhan, ice breaking terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan energik. Hasil penelitian ini terbukti bahwa Ice Breaking efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di kelas V MI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Penelitian ini menekankan bahwa ice breaking tidak hanya berperan sebagai pengisi waktu yang menyenangkan, tetapi juga alat strategis yang mampu meningkatkan motivasi dan pencapaian akademis siswa.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM UPAYA PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SMKN 5 KOLAKA TIMUR Iksan Sani; Suhrah; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategy in procurement of educational facilities and infrastructure is a series of planned and systematic actions taken to meet the needs of facilities and equipment that support the learning process in educational institutions. This strategy is important to ensure the availability of a conducive, effective and efficient learning environment. As done by the principal of SMKN 5 Kolaka Timur who implemented several strategies in meeting school needs are as follows: a. Use of committee funds Procurement of educational facilities and infrastructure is a crucial step in improving the quality of learning. However, this process is often faced with various challenges, such as budget constraints and complicated bureaucracy
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAKKELAS VIII.6 “PERCAYA DIRI” DI MTsN 1 KOLAKA Aqilah Rifqah; Hartono; Andi Nurul Aulia
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Moral kelas VIII MTs dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Diharapkan model TPS dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berdiskusi, berbagi ide, dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TPS dapat meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman konsep, dan hasil belajar mereka. Hal ini tercermin dalam peningkatan nilai rata-rata ujian dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif Think Pair Share telah terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Aqidah Akhlak bagi siswa kelas VIII MTs. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Aqidah Akhlak kelas VIII di MTsN 1 Kolaka? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan hasil belajar ketika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada kelas Aqidah Akhlak VIII.6 “Kepercayaan Diri” di MTsN 1 Kolaka. Metode penelitian yang digunakan meliputi jenis penelitian berupa penelitian tindakan kelas (PTK); Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Kolaka, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi empat tahap, perencanaan yaitu tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; Instrumen penelitian berupa lembar observasi guru dan siswa serta lembar tes hasil belajar teknis, analisis data observasi, dan tes analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS), hasil belajar siswa meningkat pada tes pra-siklus, mencapai kesempurnaan belajar klasik siswa sebesar 50%, pada pelaksanaan tindakan di siklus I, 70%, dan pada siklus II, mencapai kesempurnaan belajar sebesar 100%.
UPAYA SEKOLAH DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING VERBAL TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS VSEKOLAH DASAR ISLAM TERPADUAL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA BAHRAH; Muhammad Akbar; Hartono
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta didik Selama berada di sekolah dari pagi hingga sore tidak hanya belajar, tetapi juga bersosialisasi dengan teman-teman dan guru di lingkungan sekolah. Selama proses tersebut, mereka mungkin akan terpapar berbagai perilaku dan karakteristik tertentu termasuk perilaku bullying. Hal ini sesuai survey pendahuluan yang dilakukan terhadap peserta didik kelas V SD IT Al Mawar Kolaka. Terdapat peserta didik yang melakukan perilaku bullying terhadap temannya, seperti mengejek, mengolok-olok, menyebut nama orangtua, dan bercanda yang berlebihan. Akan tetapi, dari beberapa upaya kepala sekolah dan guru sehingga kasus bullying bisa diatasi Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka?. Bagaimana upaya sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka? Serta Apa hambatan sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka. Untuk mengetahui upaya sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka. Untuk mengetahui hambatan sekolah dalam mengatasi perilaku Bullying Verbal terhadap peserta didik kelas V di SD IT Al Mawar Kolaka. Metode penelitian yang digunakan meliputi jenis penelitian berupa penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, wali kelas V, serta peserta didik. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran perilaku bullying pada peserta didik SD IT Al Mawar Kolaka sering terjadi bullying verbal baik dari kelas rendah maupun tinggi. Upaya sekolah dalam mengatasi perilaku bullying terhadap peserta didik kelas V SD IT Al Mawar Kolaka yaitu memberi motivasi, melibatkan seluruh peserta didik di kelas dalam suatu permainan atau kegiatan, memberikan pengertian atau edukasi, menegur dan memberi nasihat kepada peserta didik, dan memberikan sanksi bagi pelaku bullying.serta hambatan sekolah dalam mengatasi perilaku bullying yaitu kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang bullying, dan kurangnya Kerjasama dengan orangtua.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM(PAI) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 02 ULUNGGOLAKA yunita; Hartono; Andi Nurul Aulia
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan ice breaking dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V MI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Ice breaking merupakan kegiatan yang dapat mengubah suasana kelas yang membosankan dan kaku menjadi lebih bersemangat, rileks, serta menyenangkan. Dengan ice breaking, suasana pembelajaran menjadi lebih aktif, antusias, dan serius namun santai, sehingga materi pelajaran lebih mudah dipahami oleh siswa. Ice breaking dalam Kegiatan ini berfungsi untuk membantu mengembalikan konsentrasi, semangat, dan antusiasme siswa melalui aktivitas sederhana seperti yel-yel, tepuk tangan, atau permainan. Penggunaan ice breaking harus singkat (maksimal 5 menit) dan disesuaikan dengan kondisi kelas. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dan penelitian lapangan untuk mengidentifikasi pengalaman siswa dan guru dalam penerapan ice breaking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam ice breaking seperti tebak kata, sambung kata, tepuk semangat, dan permainan sederhana mampu meningkatkan motivasi, fokus, serta mempererat hubungan antar siswa. Meskipun ada kendala dalam pengelolaan waktu dan perbedaan tingkat keaktifan siswa, solusi seperti pembatasan durasi dan aturan partisipasi bergiliran terbukti efektif mengatasi masalah tersebut. Secara keseluruhan, ice breaking terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan energik. Hasil penelitian ini terbukti bahwa Ice Breaking efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di kelas V MI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Penelitian ini menekankan bahwa ice breaking tidak hanya berperan sebagai pengisi waktu yang menyenangkan, tetapi juga alat strategis yang mampu meningkatkan motivasi dan pencapaian akademis siswa.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI DI KELAS VII MTS BABUSSALAM HKSN KEC. LATAMBAGA KAB. KOLAKA Risman Akbar; Hartono; Askahar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dapat diartikan sebagai proses pengubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, dan pembuatan mendidik. Karena pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Jadi pendidikan merupakan upaya pengembangan potensi diri manusia untuk menjadi manusia dewasa dan cakap. Untuk mengembangkan diri menjadi manusia yang berpotensi maka perlu penyadaran mengenai pendidikan. Pendidikan efektif akan tercapai melalui pembelajaran yang efektif. Rumusan masalah dalam penelitian ini ada dua yaitu: Bagaimana gaya belajar siswa berprestasi di kelas VII MTs Babussalam HKSN Kec. Latambaga Kab. Kolaka?  Dan Apa saja faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa berprestasi di kelas VII  MTs Babussalam HKSN Kec. Latambaga Kab. Kolaka?   Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan beberapa tahapan yaitu data Reduction, data display, dan conslusion drawing/verification.(Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa bentuk gaya belajar siswa yaitu Gaya belajar visual, gaya belajar auditori dan Gaya belajar kinestetik Gaya belajar siswa berprestasi ada beberapa macam yaitu Gaya belajar visual, Gaya belajar auditorial, dan Gaya belajar kinestetik. Dengan mengetahui gaya belajar siswa, guru dapat membantu siswa belajar sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki siswa tersebut. Karena kemampuan siswa untuk memahami dan menerima pelajaran sudah pasti berbeda tingkatannya Faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa berprestasi antara lain faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal meliputi keturunan, bakat, minat, dan motivasi, sedangkan faktor eksternal meliputi faktor lingkungan sekolah yakni hubungan guru dengan siswa , faktor lingkungan keluarga, dan faktor lingkungan Masyarakat.