Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KUE TRADISIONAL KEMOJO SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA: IMPLIKASINYA TERHADAP HERITAGE TOURISM DAN KEBERLANJUTAN Agung Arif Gunawan; Rosie Oktavia Puspita Rini; Hendra Syaiful; Vanessa Angelyn
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Penelitian ini mengkaji tentang Kue Tradisional Kemojo sebagai identitas budaya Melayu dan implikasinya terhadap heritage tourism serta keberlanjutan. Kue Kemojo, yang sarat nilai filosofis dan simbolik, tidak hanya berfungsi sebagai kuliner tradisional tetapi juga sebagai representasi budaya dan potensi ekonomi kreatif lokal. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di Kota Batam dan Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kue Kemojo masih dipertahankan dalam konteks adat dan keagamaan dibeberapa daerah/wilayah, namun seiring dengan perkembangan waktu, Kue Kemojo telah berkembang sebagai produk komersial di pusat oleh-oleh dan restoran modern. Nilai budaya yang terkandung meliputi simbol keharmonisan, keteraturan, dan hubungan masyarakat dengan alam. Dari penelusuran dan referensi dari beberapa sumber menegaskan bahwa Kue Kemojo masih dapat dijadikan daya tarik wisata berbasis kuliner, sejalan dengan konsep heritage tourism yang menekankan pengalaman budaya tak berwujud. Tantangan utama adalah dokumentasi ilmiah yang terbatas dan pergeseran preferensi konsumen, sehingga diperlukan strategi pelestarian berbasis gastronomi dan pariwisata berkelanjutan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah Kue Kemojo memiliki potensi besar sebagai identitas budaya Melayu sekaligus produk unggulan pariwisata kuliner. Pelestarian dan pengembangan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat posisi Kue Kemojo dalam mendukung keberlanjutan budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat lokal