Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Spldv Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas IX Wildamatuz Zahro; Arini Hidayati; Helmi Abdurrohim
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.8987

Abstract

This study aims to improve students' understanding of the System of Linear Equations in Two Variables (SPLDV) through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model to ninth-grade students. The low understanding of the SPLDV concept is caused by teacher-centered learning and the lack of active student involvement in the problem-solving process. This study used a Classroom Action Research (CAR) approach, implemented in two cycles, with each cycle encompassing planning, action, observation, and reflection. The subjects were ninth-grade students. Data collection techniques included conceptual understanding tests, observation of student activities, and documentation. The results showed an increase in students' understanding of the SPLDV material after the implementation of the PBL model. This was demonstrated by an increase in the average learning outcome score and student activeness in the learning process in each cycle. Thus, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning model is effective in improving students' understanding of the SPLDV material in ninth-grade students.
Penerapan dan Pelatihan Pemanfaatan Kahoot sebagai Media Pembelajaran Interaktif Siswa di SMP I Ar-Rofi’iyyah Arini Hidayati; Wildamatuz Zahro; Amilia Farah Dina; Linda Rohmatul Maula
Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Inovasi Pembelajaran
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/rjp.vi.1097

Abstract

Pemanfaatan teknologi memiliki peran penting sebagai sarana pendukung dalam proses pembelajaran serta sebagai bentuk inovasi dalam mengintegrasikan teknologi dan informasi ke dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang efektif adalah penggunaan Kahoot, yaitu aplikasi pembelajaran berbasis permainan yang mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan peserta didik. Namun, pada lingkungan mitra masih ditemukan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pendidik dalam mengenal, menggunakan, serta memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran.Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pelatihan pemanfaatan media Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif bagi guru di SMPI Ar-Rofi’iyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). Data diperoleh melalui observasi, angket respon peserta, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh peningkatan keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran digital, khususnya Kahoot, sebagai sarana evaluasi pembelajaran berbasis permainan. Pemanfaatan Kahoot mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan antusias serta membantu guru dalam menilai tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas VIII SMPI Ar Rofiiyyah Wildamatuz Zahro; Moh Syadidul Itqan
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.628

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Islam Ar-Rofi'iyyah yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir secara mandiri, berdiskusi dengan pasangan, dan berbagi hasil diskusi kepada seluruh kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Islam Ar-Rofi'iyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental Design dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Islam Ar-Rofi'iyyah Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII D sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 siswa dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah dinyatakan valid oleh ahli dengan persentase validitas sebesar 78% dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,839. Analisis data meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji linearitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 84,50, sedangkan kelas kontrol sebesar 71,10. Hasil uji normalitas menunjukkan seluruh data berdistribusi normal karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Islam Ar-Rofi'iyyah. Penerapan model Think Pair Share mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran serta memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional.