Nur Aida
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Baso Intang Sappaile; Nur Aida; Hamzah Upu
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v9i2.6684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Dalam penelitian ini menggunakan metode quasi experiment. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) dan model pembelajaran konvensional, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar yang berjumlah 216 siswa yang terdiri dari 8 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling dengan sampel penelitian adalah kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 24 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi statistika berupa posttest.  Berdasarkan hasil analisis deksriptif, diperoleh kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah baik dan cukup. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional.