Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI PENYUSUNAN SILABUS DAN RPP BERBASIS SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Devika Septiani; Anisah Anisah; Helita Septaria; Ocha Anggraini; Mania Emilia
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.10993

Abstract

ABSTRACT The development of syllabi and Lesson Plan (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran / RPP) constitutes an essential component in supporting effective learning processes and achieving students’ competencies. However, instructional planning practices in schools continue to encounter various challenges, particularly those related to teachers’ pedagogical competence, the implementation of the Merdeka Curriculum, and the limited effectiveness of academic supervision. This study aims to analyze the optimization of syllabus and RPP development based on academic supervision in improving learning quality. The research employed a qualitative approach using a systematic literature review of 28 scientific articles obtained from Google Scholar, Garuda, and SINTA databases published between 2022 and 2026. Data analysis was conducted through identification, selection, categorization, and synthesis stages to identify patterns, trends, and strategies for improving instructional planning. The findings indicate that the quality of syllabi and RPP is strongly influenced by teachers’ ability to formulate learning objectives, strategies, and evaluation systems in an integrated manner. Academic supervision based on coaching and mentoring was found to be more effective in enhancing teachers’ professional competence compared to conventional one-way administrative supervision. In addition, the utilization of artificial intelligence and educational technology provides opportunities to create more adaptive, creative, and contextual learning practices. This study emphasizes that improving the quality of instructional planning requires strengthening teachers’ competencies, collaborative academic supervision, and sustainable integration of educational technology. ABSTRAK Penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas pembelajaran dan pencapaian kompetensi peserta didik. Namun, praktik perencanaan pembelajaran di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, terutama berkaitan dengan kompetensi pedagogik guru, implementasi Kurikulum Merdeka, dan belum optimalnya supervisi akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi penyusunan silabus dan RPP berbasis supervisi akademik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis systematic literature review terhadap 28 artikel ilmiah yang diperoleh melalui database Google Scholar, Garuda, dan SINTA pada rentang tahun 2022–2026. Proses analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, kategorisasi, dan sintesis temuan penelitian untuk menemukan pola, kecenderungan, serta strategi pengembangan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas silabus dan RPP dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang tujuan, strategi, dan evaluasi pembelajaran secara terpadu. Supervisi akademik berbasis coaching dan mentoring terbukti lebih efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi guru dibandingkan supervisi administratif yang bersifat satu arah. Selain itu, pemanfaatan artificial intelligence dan teknologi pembelajaran memberikan peluang pengembangan pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas perangkat pembelajaran memerlukan penguatan kompetensi guru, supervisi kolaboratif, dan integrasi teknologi pendidikan secara berkelanjutan.
PENERAPAN MEDIA INTERAKTIF DALAM MENGOPTIMALKAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 63 PALEMBANG Devika Septiani; Anisah; Ocha Anggraini; Mania Emilia; Muflihuddin; Gabriel Bismar Silalahi; Helita Septaria
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 2 (2026): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/0rppnf79

Abstract

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SD Negeri 63 Palembang berfokus pada penerapan media interaktif dalam mengoptimalkanpemahaman dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif terhadap pemahaman materi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulandata berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan praktik mengajarlangsung di kelas. Media interaktif yang digunakan berupa video pembelajaran, power point interaktif, permainan edukatif berbasis wordwall, media konkret, dan media audio visual lainnya. Hasil kegiatan menunjukkanbahwa penggunaan media interaktif mampu meningkatkan perhatian, motivasi, keaktifan, serta pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Selain itu, media interaktif juga membantu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan tidak monoton sehingga berdampak positif terhadaphasil belajar siswa. Dengan demikian, penerapan media interaktif dapatmenjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahamandan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SDN 63 PALEMBANG Devika Septiani; Anisah; Ocha Anggraini; Putri Maharani; Helita Septaria; Mania Emilia
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video-based learning media can present Science and Social Studies (IPAS) content in a more concrete, engaging, and accessible manner for elementary school students. Appropriate instructional media are important because students may experience difficulties in understanding learning materials when instruction relies primarily on verbal explanations. This study aimed to examine the improvement in the understanding of Grade III students at SD Negeri 63 Palembang following the use of learning videos in IPAS instruction. A quantitative approach with a One-Group Pretest-Posttest design was employed. The population consisted of 21 Grade III students in one class, with total sampling used. Data were collected through comprehension tests administered as pretest and posttest, along with a student response questionnaire. Students first completed the pretest, received IPAS instruction using learning videos, and subsequently completed the posttest and questionnaire. The results showed that the mean comprehension score increased from 53.81 on the pretest to 77.05 on the posttest, representing an increase of 23.24 points or 43.19%. The paired-sample t-test yielded t = 6.806 with p = 0.000001 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between the pretest and posttest scores. The mean N-Gain score was 0.462, categorized as moderate. Students’ responses to the learning videos reached 80.79%, indicating a positive response. Thus, the use of learning videos was accompanied by an improvement in students’ understanding of IPAS and positive responses toward the instructional media. However, the absence of a comparison group limits causal interpretation of the findings. ABSTRAK Media video dapat membantu menyajikan materi IPAS secara lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Penggunaan media yang sesuai menjadi penting karena pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran masih dapat mengalami kendala apabila pembelajaran didominasi penyampaian materi secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa Kelas III SD Negeri 63 Palembang pada mata pelajaran IPAS setelah menggunakan video pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas III pada satu rombongan belajar yang berjumlah 21 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman berupa pretest dan posttest serta angket respons siswa. Prosedur penelitian dilakukan dengan memberikan pretest untuk mengukur pemahaman awal siswa, dilanjutkan pembelajaran menggunakan video, kemudian diberikan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman dan angket untuk mengetahui respons siswa terhadap penggunaan video pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman siswa meningkat dari 53,81 pada pretest menjadi 77,05 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 23,24 poin atau 43,19%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t = 6,806 dengan p = 0,000001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,462 berada pada kategori sedang. Respons siswa terhadap penggunaan video pembelajaran memperoleh persentase 80,79% dengan kategori positif. Dengan demikian, penggunaan video pembelajaran diikuti oleh peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS, disertai respons positif siswa terhadap penggunaan media tersebut.